Rasa Tulus Ikhlas Anggota IGTKI Boyolali dalam Mendidik Generasi Penerus

Pendidikan dijadikan titik anak memulai mengembangkan ilmu pengetahuannya ke dunia luar.

Rasa Tulus Ikhlas Anggota IGTKI Boyolali dalam Mendidik Generasi Penerus
Istimewa
Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat saat menghadiri Silaturahmi keluarga besar IGTKI-PGRI se Kabupaten Boyolali di Sasono, pada Sabtu (22/9/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Hal pertama yang menjadi dasar dari seorang anak yakni pendidikan.

Pendidikan dijadikan titik dimana sang anak mulai mengembangkan ilmu pengetahuannya ke dunia luar.

Akan tetapi, ada pula beberapa orang tua yang telah menanamkan pendidikan di benak si buah hati sedini mungkin dengan menyekolahkan anak anak mereka di Taman Kanak-kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Melalui Ikatan Guru Taman Kanak Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Boyolali diharapkan generasi generasi penerus dapat memiliki ilmu pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M Said Hidayat saat menghadiri Silaturahmi keluarga besar IGTKI-PGRI se Kabupaten Boyolali di Sasono, pada Sabtu (22/9/2018).

"Harapan saya, generasi penerus ini dapat membawa kemajuan pendidikan Kabupaten Boyolali. Maka perlu peran guru di seluruh lini yang penting dalam mendukung dan mempersiapkan generasi penerus," ungkap Wabup Said.

Baca: Shaheer Seikh Sapa Fansnya di Alun-alun Boyolali Sore Ini

Dalam kurun beberapa tahun, generasi penerus Boyolali semakin bertambah.

Wabup Said menitipkan kepada anggota IGTKI Kabupaten Boyolali untuk mengajarkan ke anak anak agar selalu mencintai Ibu Pertiwi.

"Ajarkan tentang bagaimana kita hadir untuk terus mencintai Ibu Pertiwi. Tanggung jawab kita untuk mempersiapkan generasi yang memiliki rasa hormat kepada guru, orangtua dan mencintai Ibu Pertiwi," terang Wabup Said.

Sementara itu, sesepuh Kabupaten Boyolali, Seno Kusumoharjo yang turut hadir juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada anggota IGTKI yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

"Terima kasih atas rasa tulus ikhlas, menjalani dengan penuh kesetiaan dan kasih sayang pada peserta didik. Jadilah mesin pendingin penyejuk di masyarakat," ujar Seno. (*)

Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved