Belum Puas Kalah di PTUN, Petambak Terboyo Kulon Gugat ke PN

sai gagal dalam gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), petambak di Terboyo Kulon, Teha Edy Djohar, kembali menggugat Wali Kota Semarang.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Usai gagal dalam gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), petambak di Terboyo Kulon, Teha Edy Djohar, kembali menggugat Wali Kota Semarang.

Kali ini gugatan diajukan atas Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Sidang pembacaan gugatan dengan register perkara nomor 328/Pdt.G/2018 PN.Smg itu telah berlangsung pekan lalu.

Sebelumnya, dilakukan mediasi antar pihak yaitu Teha Edy Djohar dengan perwakilan Wali Kota Semarang. Namun mediasi deadlock sehingga dilanjutkan ke persidangan.

"PN Semarang memfasilitasi kedua belah pihak untuk dapat menyelesaikan persoalan ini di tahap mediasi sebagaimana diatur dalam Perma No 1 Tahun 2016. Akan tetapi karena deadlock atau tidak ada titik temu, dilanjutkan ke sidang," kata kuasa hukum petambak, Bangkit Mahanantiyo, kepada Tribun Jateng, Minggu (23/9/2018).

Bangkit menuturkan, pihaknya tidak mempermasalahkan mediasi yang tidak menuai kesepakatan kedua belah pihak.

Ia beralasan, karena jalur perdamaian tetap bisa dilakukan meski gugatan telah masuk tahap persidangan.

"Perdamaian tetap bisa dilakukan sebelum memasuki agenda putusan sidang. Jadi tidak masalah kalau mediasinya deadlock," jelasnya.

Bangkit berharap, melalui gugatan di PN Semarang tersebut, apa yang dikehendaki oleh petambak warga Tambakrejo, dapat terakomodir.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved