Liga 1

Jafri Sastra Akui PSIS Telat Panas Tapi Akhirnya Bisa Melibas Perseru

PSIS Semarang kembali meraih kemenangan kandang, usai melibas Perseru Serui dengan skor 4-2, dalam lanjutan Liga 1

Jafri Sastra Akui PSIS Telat Panas Tapi Akhirnya Bisa Melibas Perseru
tribunjateng/franciskus ariel setiaputra
PSIS Semarang kembali meraih kemenangan kandang, usai melibas Perseru Serui dengan skor 4-2, dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan ke 23, yang di gelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (23/9/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang kembali meraih kemenangan kandang, usai melibas Perseru Serui dengan skor 4-2, dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan ke 23, yang di gelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (23/9/2018) sore.

Empat gol PSIS, lahir melalui eksekusi penalti Bruno Silva di menit 52 dan tendangan bebasnya di menit 60. Kemudian melalui sontekan Hari Nur Yulianto menit 55 dan gol Bayu Nugroho di menit ke 87.

Sementara gol Perseru lahir di menit ke 10 melalui Alberto De Paula dan Kunihiro Yamashita mrnit ke 73.

Seusai laga, pelatih PSIS, Jafri Sastra menyebut, ia memberi apresiasi tinggi kepada skuat asuhannya yang berhasil melakukan comeback dan memenangi laga.

Kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto merayakan gol yang ia cetak ke gawang Perseru Serui dalam pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke 23 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (23/9/2018)
Kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto merayakan gol yang ia cetak ke gawang Perseru Serui dalam pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke 23 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (23/9/2018) (tribunjateng/franciskus ariel setiaputra)

Jafri mengakui, PSIS memang telat panas. Di babak pertama, sebab PSIS minim peluang yang membahayakan gawang Perseru.

"Ini suatu hal yang luar biasa. Anak-anak berhasil comeback di babak kedua. Di babak pertama ada beberapa peluang yang kamiciptakan tapi tidak sempurna.

"Babak kedua, kami bisa bangkit. Alhamdulillah kami meraih kemenangan. Apresiasi juga untuk tim yang luar biasa hari ini dan juga suporter yang mendukung langsung maupun dirumah. Kami ucapkan terimakasih," kata Jafri seusai laga.

Lebih lanjut Jafri menyebut, kunci kemenangan PSIS lantaran pemainnya mampu bermain sabar, kendati di babak pertama bermain tidak maksimal. Di sisi lain, ia mengakui masuknya Komarodin juga menjadi salah satu kunci penting PSIS meraih kemenangan.

"Babak kedua, memasukkan Komarodin, bagian dari strategi. Dia sudah main 90 menit di dua laga terakhir jadi harus ada perubahan-perubahan yang harus kami lakukan," ujar Jafri.

"Kunci hari ini, kesabaran pemain. Babak pertama kami main kurang bagus dan kebobolan. Konsistensi dan kepercayaan diri menurun, di babak kedua muncul lagi. Jadi kedepan tentu masih banyak yang harus kami benahi," sambungnya.

Sementara itu, gelandang bertahan PSIS, Hafit Ibrahim mengatakan kemenangan PSIS kali ini menjadi modal berharga untuk laga PSIS selanjutnya menghadapi Persela Lamongan.

"Pertandingan luar biasa. Anak-anak main bagus. Kemenangan hari ini menjadi modal bagus melawan Persela Lamongan," kata Hafit. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved