Breaking News:

Bupati Haryanto Harapkan Notaris Gunakan Aplikasi Online dalam Kepengurusan Tanah

Bupati berharap agar BPN lebih sering melakukan sosialisasi ke desa-desa soal kepengurusan tanah.

Penulis: Lita Febriani | Editor: suharno
Istimewa
Penyerahan Satya Lencana Karya. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Bupati Pati, Haryanto hadiri upacara di halaman kantor Badan Pertanahan Nasional Kabuaten Pati di Jalan Raya Kudus-Pati, Gebyaran, Sukoharjo, Margorejo, Pati, Senin (24/9/2018).

Upacara juga dihadiri sang Wakil Bupati, Saiful Arifin, Sekda Pati Suharyono, Dandim 0718/Pati Letkol Arief Darmawan dan Kapolres Pati yang diwakili Kabag Ren Kompol Rahadi.

Haryanto menghimbau agar permasalahan tentang sengketa tanah yang terjadi di Kabupaten Pati bisa diselesaikan secara bijaksana.

"Itu karena selama ini masih ada kasus-kasus terkait pertanahan yang simpang siur di masyarakat, khususnya di lingkup Kabupaten Pati," tutur Haryanto.

"Untuk kesemuanya ini, mohon untuk penyelesaian secara arif, bijaksana serta secara mekanisme hukum maupun aturan yang berlaku," sambungnya.

Baca: Kepala BPN Kabupaten Pati Serukan Masyarakat Untuk Sertifikatkan Tanah

Sang Bupati berharap agar BPN lebih sering melakukan sosialisasi ke desa-desa soal kepengurusan tanah.

Haryanto juga manambahkan pihaknya berterima kasih kepada BPN atas adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)  di lingkup Kabupaten Pati yang sudah berjalan selama ini.

"Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada BPN yang telah berusaha menjalankan program PTSL," imbuhnya.

Bupati mengingatkan kepada para notaris se-Kabupaten Pati, terkait Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang saat ini sudah bisa diakses secara online.

"Jangan sampai terjadi kongkalikong dengan petugas terkait. Ke depan, jangan sampai muncul anggapan adanya oknum yang bermain di sana.

Diharapkan metode online dapat mempermudah pelayanan masyarakat serta mengurangi kecurangan yang dapat merugikan dan menciptakan persoalan lain," tutup sang Bupati. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved