Ratusan Siswa Kabupaten Tegal Deklarasi Anti-Radikalisme

Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (22/9/2018) itu diisi dengan pembekalan wawasan kebangsaan serta nilai-nilai Pancasila.

Ratusan Siswa Kabupaten Tegal Deklarasi Anti-Radikalisme
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Kegiatan Kemah Kebangsaan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) untuk menangkal radikalisme, di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (24/9/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Ratusan pelajar SMA/SMK dari lintas agama mengikuti Kemah Kebangsaan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) untuk menangkal radikalisme, di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (24/9/2018) kemarin.

Para peserta sendiri berasal dari siswa SMA/SMK di Kabupaten Tegal.

Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (22/9/2018) itu diisi dengan pembekalan wawasan kebangsaan serta nilai-nilai Pancasila.

Peserta yang berasal dari pelajar lintas agama yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Kong Hucu itu mengakhiri kemah dengan pembacaan deklarasi.

Selain ikrar cinta Pancasila dan NKRI, ratusan peserta juga bertekad menangkal isu-isu hoak, sara dan radikalisme.

Mereka yang sebagian besar akan memiliki hak pilih pada pemilu 2019 mendatang juga menyatakan siap bekerjasama dan membantu Kepolisian mewujudkan kampanye dan Pilpres 2019 aman dan damai.

“Berjanji tetap akan menjadi kerukunan meksi berbeda pilihan,” ucap Lantang, satu peserta, Abdul Aziz (16).

Dalam acara ini, adapun hadir Kapolres Tega  AKBP Dwi Agus Prianto selaku pemateri bersama dengan Sekjen FKUB Provinsi Jateng, Sahlan Taslim.

AKBP Dwi menyebut, tujuan kemah kebangsaan dan deklarasi ini untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

"Para generasi penerus bangsa yang 2019 nanti sudah bisa memberikan hak suaranya diberi pemahaman mengenai anti-radikalisme dan kewaspadaan terhadap bahaya paham komunis serta kontra nasionalisme,” ujar Dwi.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved