Breaking News:

Bocah Ini Terpotong Penisnya Saat Khitan Dapat Kompensasi Rp 462 Miliar

Seorang bocah di Georgia AS, juga mengalami penisnya terpotong saat menjalani prosedur sunat ketika masih bayi dahulu.

Editor: iswidodo
net
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Insiden terpotongnya penis saat khitan atau sunat tidak hanya terjadi di Indonesia.

Seorang bocah di Georgia AS, juga mengalami penisnya terpotong saat menjalani prosedur sunat ketika bayi.

Bocah itu kini telah berusia lima tahun tinggal bersama orangtua di Georgia, Amerika Serikat ( AS), menerima kompensasi sebesar 31 juta dollar AS, sekitar Rp 462,2 miliar.

Dilaporkan Daily Mirror Selasa (25/9/2018), kompensasi diberikan setelah penis bocah itu terpotong ketika menjalani prosedur sunat.

Bocah yang hanya dikenal dengan inisial DJ itu berusia 18 hari ketika dibawa ke Life Cycle Pediatrics di Riverdale pada 2013.

Bidan yang bertugas, Melissa Jones, tak sengaja memotong sebagian penis DJ setelah pisau bedah yang dipegangnya selip.

Namun, alih-alih melakukan operasi darurat untuk menyambungkan penisnya, dokter Brian Register malah menyuruh DJ pulang dalam keadaan berdarah.

Keluarga DJ menggugat Jones dan Register ke pengadilan.

Mereka menyatakan keduanya sengaja menyimpan potongan penis bocah itu ke lemari pendingin.

Dalam keterangan yang dikumpulkan persidangan, ibu DJ, Stacie Willis, harus memasukkan sebuah alat ke penisnya tiga kali sehari agar salurannya tak menutup.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved