Sandiaga Uno Jadi Warga Kehormatan UMP

Dalam kuliah umumnya, Sandi memberikan tips menjadi sukses dengan menekankan prinsip kemandirian dan enterpreneurship

Sandiaga Uno Jadi Warga Kehormatan UMP
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Sandiaga Uno dan Zulkifli Hasan saat beri kuliah umum untuk mahasiswa UMP. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Pengusaha nasional Sandiaga Salahudin Uno dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) oleh Rektor UMP Syamsuhadi Irsyad.

Pengukuhan tersebut digelar bersamaan kuliah umum bertajuk Masa Depan Ekonomi Pancasila dan Tantangan Starup Wirausaha di Era Generasi Millenial di Hotel Karlita Purwokerto, Selasa (24/9).

Sandiaga Uno dikukuhkan sebagai warga kehormatan UMP lantaran dianggap sebagai pribadi yang cerdas dengan karir cemerlang. Uno juga dianggap memiliki track record prestasi akademik yang bagus selama menempuh studi.

"Kita harus kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," katanya

Sebelum memberikan materi kuliah umum, Sandiaga Uno sempat mengikuti kegiatan UMP bersepeda dan kunjungan ke Pasar Wage Purwokerto.

Dalam kuliah umumnya, Sandi memberikan tips menjadi sukses dengan menekankan prinsip kemandirian dan enterpreneurship.

Sementara itu, Rektor Rektor UMP Syamsuhadi Irsyad, menyatakan, generasi millenial atau juga disebut generasi Y adalah sekelompok orang yang lahir setelah generasi X.

Generasi millenial dianggapnya spesial, karena jauh berbeda dengan generasi sebelumnya, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi.

“Contoh nyata, ketika mereka pulang di rumah pasti mayoritas generasi hari ini lebih banyak bermain telepon seluler daripada bercerita dengan para orang tua,” ujar Syamsuhadi.

Menurut Syamsuhadi, generasi millenial adalah orang yang lahir pada kisaran tahun 1980- 2000 an, atau berumur antara 17 hingga 37 pada tahun ini.

Karena itu, pihaknya menyiapkan kurikulum yang ideal bagi generasi ini dalam pembentukan karakter yang islami. Di antaranya, melalui training BEST, traning SMART (Softskills Management and Resolution Training) dan SUCCES (Spiritual Up and Career Competencies Empowering by Softskills). Termasuk, pembinaan keberagaman Islam berisi materi keislaman dan kemuhammadiyahan.

“Kami berkomitmen menyiapkan mahasiswa agar mempunyai pemikiran cemerlang, motivasi tinggi untuk perubahan, dan berani melakukan terobosan-terobosan serta inovasi,” katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved