Destinasi Semarang - Berburu Aneka Barang Antik di Padangrani Kota Lama Semarang, Ada 30 Stan Lho

Paguyuban Pedagang Barang Seni (Padangrani) merupakan komunitas pedagang barang antik yang ada di Semarang

Destinasi Semarang - Berburu Aneka Barang Antik di Padangrani Kota Lama Semarang, Ada 30 Stan Lho
Elisabeth Diana & Bariqi Najman
Proyektor Film antik di Padangrani Kota Lama Semarang (20/9/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Barang antik hingga saat ini tentunya masih menjadi primadona bagi para kolektornya. Semakin lawas atau kuno barang tersebut, maka semakin tinggi pula harga barang tersebut. Terkadang para kolektor atu orang-orang yang memiliki minat khusus terhadap barang antik rela membeli meski harganya fantastis. 

Paguyuban Pedagang Barang Seni  (Padangrani) merupakan komunitas pedagang barang antik yang ada di Semarang. 

Pasar yang terletak di samping Taman Srigunting Kota Lama atau tempat yang disebut sebagai pasar klithikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke area Taman Srigunting.

“5 tahun yang lalu teman-teman itu timbul keprihatinan soalnya kotanya kan sepi ,iseng - iseng jualan satu di sini, pertama cuma ada satu dan dua orang saja. Terus ada orang salah satu dari djarum kalau tidak salah , dikumpulin disini jualannya setiap hari Sabtu dan Minggu sebulan sekali” kata Anton Us sebagai sekretaris Padangrani yang ditemui pada Jumat (20/9) lalu.

Proyektor Film antik, (20/9/2018) .
Proyektor Film antik di Padangrani Kota Lama, Semarang  (20/9/2018) . (Elisabeth Diana & Bariqi Najman)

Pasar tersebut terdiri dari 30 stan dan menjual berbagai macam barang-barang antik. Diantaranya barang-barang besar seperti guci,televisi, radio, alat penggiling kopi, mesin tik, dan sebagainya.

Sedangkan bagi anda yang gemar mengoleksi barang-barang kecil seperti koin,cincin,gantungan kunci, tentunya tidak akan kesulitan untuk mencarinya.

Penjual rata-rata mengambil barang-barang antik tersebut dari berbagai tempat misalnya dari rumah-rumah warga, pengepul barang bekas, penyetor, hingga online (facebook).

Pedagang terkadang juga menjual barang tersebut secara online, hanya  apabila barang terebut bagus. Barang-barang tersebut juga bisa di ekspor ke luar negeri. Namun untuk barang seperti keris dan jarik itu tidak boleh di kirim ke luar negeri karena merupakan aset dari Indonesia.

Beberapa barang antik yang dijual di Kota Lama, Semarang(20/9/2018)
Beberapa barang antik yang dijual di Kota Lama, Semarang(20/9/2018) (Elisabeth Diana & Bariqi Najman)

Untuk harga dari setiap barang antik yang dijual di Pasar Padangrani Us tidak dapat memberikan patokan.

“Nggak ada patokannya, kecuali sama-sama tahu barang itu, tahu harganya,” ujarnya.

Us juga menjelaskan jika pembeli tidak mengetahui harga maka pembeli bisa saja rugi besar. Karena hanya penjual yang tahu harga dari barang-barang tersebut. Berbeda jika pembeli memang seorang kolektor barang antik dan mengetahui harga barang yang diinginkan.

Pasar Padangrani buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 pagi hingga 11.00 malam. Nah bagi kalian pecinta atau kolektor barang antik tidak ada salahnya datang  ke Pasar Padangrani .

Tidak hanya kolektor barang antik, bagi kalian yang sedang berkunjung ke Taman Srigunting atau sekitar Kota Lama bisa mampir untuk hiburan juga untuk menambah edukasi kalian mengenai barang-barang antik atau lawas. (*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved