Departemen Teknik Elektro Undip Gelar Seminar Internasional Bertemakan Green Teknologi

Tema yang kali ini diusung adalah green teknologi di tengah keterbatasan sumber daya alam

Departemen Teknik Elektro Undip Gelar Seminar Internasional Bertemakan Green Teknologi
Tribunjateng.com/Hermawan Endra
Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro menyelenggarakan seminar International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE) 2018. Acara dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Semarang, (27-28/9). 

Laporan wartawan Tribun Jateng Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro menyelenggarakan seminar International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE) 2018. Acara dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Semarang, (27-28/9).

Ketua Panitia Aghus Sofwan ST MT Ph.D, mengungkapkan, tahun ini adalah penyelenggaraan ICITACEE yang kelima. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Dies Natalis Fakultas Teknik ke 60.

Forum ini menyediakan peneliti, akademisi, profesional, dan mahasiswa dari berbagai bidang teknik dan dengan kerja multidisipliner atau tertarik di bidang sistem daya, telekomunikasi, teknologi kendaraan, kontrol, informasi dan teknologi komputer serta aplikasi hijau dan topik interdisipliner untuk dibagikan dan untuk menunjukkan karya dan kebaruan mereka kepada dunia.

Kegiatan ini mengambil tema “Green Technology and Smart Environment for a Connected World”.

Konferensi ini mengundang tiga pembicara utama yaitu Prof.Dr.Ir. Mauridhi Hery Purnomo M.Eng. (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Prof. Dr. Ir. Fitri Yuli Zulkifli, ST., M.Sc (Universitas Indonesia), Assoc. Prof. Dr. Razali Ngah (Universiti Teknologi Malaysia).

Ada lebih dari 157 makalah yang diserahkan ke ICITACEE 2018 dari 8 negara dan 6 benua, namun hanya 74 naskah sebagai makalah terpilih berkualitas tinggi yang direkomendasikan untuk diterima dan disajikan dalam konferensi ini.

"Hal ini sejalan dengan tujuan kami untuk meningkatkan kualitas manuskrip untuk secara eksklusif dimasukkan dalam proses dan disarankan untuk mesin sitasi IEEExplore dan biasanya terindeks dalam Scopus," kata Aghus Sofwan.

Dekan Fakultas Teknik Undip, Ir. M. Agung Wibowo, MM, M.Sc. Ph.D menambahkan, acara ini berupakan implementasi dari fungsi tri darma perguruan tinggi. Bertujuan untuk memperoleh reputasi di tingkat internasional.

Tema yang kali ini diusung adalah green teknologi di tengah keterbatasan sumber daya alam.

Di Undip sudah ada beberapa hasil penelitian green teknologi seperti Teknik Kimia menciptakan membran mengelola air menjadi layak minur. Kemudian advance material batu bata diambil dari limbah kerang yang merupakan hasil penelitian dosen arsitek.

"Setiap tahun ada dana hibah yang diberikan untuk penelitian dengan beberapa kriteria harus publikasi internasional, menghasilkan prototipe dan mengarah ke tema-tema tertentu, seperti misalnya green teknologi," kata Agung Wibowo.

Dijelaskannya Fakultas Teknik setiap tahun menyediakan Rp 5 - 7 miliar dana hibah untuk penelitian. Belum termasuk pendanaan dari luar seperti kementrian pendidikan dan lain sebagainya.

Pihaknya pun mengaku cukup bangga dengan semangat warga Undip yang giat melakukan penelitian. Bahkan saat ini Undip menyumbang 40-50 persen papper di jurnal internasional bereputasi.

(*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved