Kini Bisa Bayar PBB di Kantor atau Mal, Bapenda Buka Layanan di Libur Akhir Pekan Ini

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada hari libur, Sabtu (29/9)-Minggu (30/9).

Kini Bisa Bayar PBB di Kantor atau Mal, Bapenda Buka Layanan di Libur Akhir Pekan Ini
tribunjateng/m zainal arifin
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, membayar PBB di loket bank usai membuka Pekan Panutan PBB di Balai Kota Semarang, Senin (14/5/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada hari libur, Sabtu (29/9)-Minggu (30/9).

Layanan ini dibuka untuk memaksimalkan penerimaan PBB hingga jatuh tempo 30 September.

Kapala Bidang Pembukuan dan Pelayanan Bapenda Kota Semarang, Elly Asmara mengatakan, layanan pembayaran PBB di hari libur tersebut dibuka lantaran jatuh tempo pembayaran tepat di hari libur.

"Meski libur, kami tetap buka pelayanan agar masyarakat dapat membayar PBB dan terhindar dari denda jika membayar lewat jatuh tempo yaitu 30 September ini," kata Elly saat ditemui di Kantornya, Rabu (26/9).

Elly menyebutkan, selama dua hari tersebut, masyarakat atau wajib pajak dapat menyetorkan PBB di beberapa tempat yaitu di Kantor Bapenda Kota Semarang, kompleks Balai Kota Semarang, dan empat pos wilayah.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga bisa membayar PBB di mal saat jalan-jalan bersama keluarga. Bapenda juga membuka layanan di dua mal, yaitu Paragon dan Ciputra (Citra Land) pada Jumat (28/9)-Minggu (30/9) pukul 12.00-21.00.

"Layanan ini kami buka untuk meningkatkan kepatuhan membayar pajak, khususnya PBB. Ini juga sebagai bentuk komitmen kami dalam melayani masyarakat di hari libur," jelasnya.

Ia menuturkan, setelah jatuh tempo pembayaran berakhir, masyarakat yang belum membayar PBB masih diberi kesempatan membayar sampai akhir tahun. Hanya saja, mereka akan dikenai denda sebesar dua persen per bulan dari total tagihan PBB.

"Meski demikian, kami kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membayar PBB tanpa dikenai denda khusus pada Senin (1/10). Itu karena jatuh tempo PBB tepat pada Minggu (30/9) yang merupakan hari libur," imbuhnya.

Elly menyebutkan, tren masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat, setiap tahunnya. Hingga saat ini, sudah tercapai 98 persen dari target penerimaan PBB selama 2018 yang dipatok Rp 346 miliar. Sementara, pada anggaran perubahan 2018 ini, target PBB dipatok naik Rp 2 miliar dari target sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved