Breaking News:

Gusdurian Jateng-DIY Tegaskan Tak Terlibat Dukung-Mendukung Capres

"Gusdurian tidak jualan s‎uara. Itu sudah kode etik yang terus kami pegangi," ucapnya.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: suharno
istimewa
Peringati Hari Toleransi Internasional, Jaringan Gusdurian Kota Semarang, bersama pegiat keberagaman kota Semarang berziarah ke makam Mbah Sholeh Darat dan makam MGR Soegijapranata di taman makam pahlawan Giri Tunggal, Kamis, (17/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jaringan Gusdurian Jateng-DIY, menegaskan bahwa‎ secara organisasi tak terlibar dalam politik praktis, termasuk dukung-mendukung salah satu pasangan calon (paslon), dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Sikap ini, menurut Presidium Gusdurian Jateng-DIY, Yunantyo Adi S, sesuai dengan arahan Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, yang merupakan putri pertama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Gusdurian tidak dalam sikap dukung-mendukung paslon yang turut dalam kontestasi Pilpres," ujarnya, kepada Tribun Jateng, Jumat (28/9/2018).

Karena itu, disampaikan, ia meminta agar tim sukses (timses) dari pasangan calon, tak membawa-bawa Gusdurian, dalam segala bentuk aktivitas politik praktis.

"Gusdurian tidak jualan s‎uara. Itu sudah kode etik yang terus kami pegangi," ucapnya.

Baca: Pidato Lengkap Yenny Wahid dan Deklarasi Dukungan Keluarga Gus Dur bagi Jokowi

Diakui, anggota keluarga Gus Dur, dalam hal ini Yenni Wahid‎, telah menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.

Namun, ditegaskan, ini bukan berarti Gusdurian terlibat di dalamnya.

"Sikap mbak Yenni bukan mewakili Gusdurian," tuturnya.

Dikatakan, memang Yenni memberikan dukungan bersama beberapa organisasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved