Mengapa Orang yang Berhenti Merokok Nafsu Makannya Meningkat? Ini Penjelasannya

Dari keterangan terapis Balkesmas Magelang, Ruspatikono Abimanyu, S. Kep. Ners, jika perokok aktif bisa mengenyampingkan pola makan

Mengapa Orang yang Berhenti Merokok Nafsu Makannya Meningkat? Ini Penjelasannya
ilustrasi rokok(shutterstock) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perokok aktif menghirup kadar nikotin dan beberapa zat adiktif lainnya hingga membuat saraf rasanya bersatu dengan zat-zat tersebut. 

Dari keterangan terapis Balkesmas Magelang, Ruspatikono Abimanyu, S. Kep. Ners, jika perokok aktif bisa mengenyampingkan pola makan.

"Ada beberapa orang yang merokok dan menunda-nunda makan. Saraf pada lidah mereka lebih terbiasa dengan rasa rokok. Ini yang pada umumnya menyebabkan mereka mengesampingkan makan," tutur Abimanyu.

Beberapa perokok aktif yang hendak berhenti menjadi perokok, mereka mengakui justru minat untuk makan semakin meningkat.

"Orang yang mencoba berhenti merokok wajar saja jika nafsu makannya meningkat, saraf pada lidahnya kembali terbiasa dengan makanan," tutur Abimanyu kepada Tribunjateng.com, Jumat (28/9/2018).

Dari pengakuan perokok aktif, Dandi saat bertanya kepada terapis Balkesmas, Abimanyu, mengungkapkan jika nafsu makannya meningkat.

Dandi mengungkapkan saat Dinkes Jateng mengadakan talkhow di Radio RRI pada Kamis (27/9/2018).

"Hal tersebut adalah normal. Namun alangkah baiknya jika mengatur pola makan mulai dari sekarang," jelas Abimanyu.

Ada berbagai macam jenis zat beracun yang ada pada asap rokok.

Berikut ini adalah kandungan rokok yang bisa merusak kesehatan: Karbon monoksida, nikotin, tar, Hidrogen sianida, oksida nitrat, asetaldehida, kromium, dan lainnya. Ppppp

Dampak akibat paparan asap rokok baik bagi perokok aktif dan pasif pun sangat berbahaya. Antara lain, tb, kanker paru, impotensi, kulit kering, dan lainnya.

Dandi perokok pasif mengungkapkan jika ia sadar bahwa merokok itu berbahaya.

"Ya saya paham jika rokok berbahaya, namun sudah terlanjur menjadi kebiasaan. Harapannya jangan sampai orang-orang yang belum merokok coba-coba," tutur Dandi.

Manfaat dari berhenti merokok ini tentu bisa mencegah terjadinya penyakit kanker paru-paru dan lainnya.(*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved