Airport Corner

Shelter di Bandara Akan Dilengkapi Peta Jalur Tujuan

Badan Layanan Umum (BLU) Bus Rapid Trans (BRT) Semarang akan melakukan optimalisasi pembangunan shelter koridor V

Shelter di Bandara Akan Dilengkapi Peta Jalur Tujuan
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Banner transaksi non tunai BRT Trans Semarang dipasang di dalam shelter Imam Bonjol. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Badan Layanan Umum (BLU) Bus Rapid Trans (BRT) Semarang akan melakukan optimalisasi pembangunan shelter koridor V di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani. Sementara ini, wujud bangunan shelter masih bersifat sementara atau portable.

Manajer Operasional BLUBRT, Mulyadi, mengatakan, nantinya, shelter tersebut akan diperbaharui untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Satu di antaranya, memiliki fasilitas berpendingin ruang.

"Supaya penumpang yang menunggu bus juga nyaman, setelah keluar bandara yang ber-AC (air conditioner). Kami juga akan lengkapi shelter dengan sistem informasi peta jalur-jalur tujuan. Lalu, di samping shelter nanti kami buat ruang terbuka hijau, seperti taman, begitu," kata Mulyadi, melalui telepon, Jumat (28/9).

Terkait desain rangka bangunan shelter, lanjut dia, masih akan disusulkan ke pihak Angkasa Pura (AP) I. Ada dua desain shelter yang diusulkan Mulyadi, modern dan semi klasik.

Menurutnya, pihak AP I memilih desain modern untuk menguatkan konsep dan brand sebagai bandara di atas air atau floating airport.

"Ukuran shelter nantinya sekitar 7,5 meter kali berapa saya lupa. Itu sudah diplong-plong sama Angkasa Pura di titik luar kedatangan penumpang," tambahnya.

Mulyadi menuturkan, AP I sempat menawarkan titik shelter di area parkir kendaraan. Setelah dikaji, Mulyadi berpendapat, titik itu berpotensi mengganggu interval waktu bus karena arus keluar masuk kendaraan di bandara cukup ramai.

Dia berharap, optimalisasi shelter BRT di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani bermanfaat bagi penumpang.

"Kami ingin penumpang BRT merasa nyaman. Baik saat menunggu, dalam perjalanan, hingga keluar shelter bus," ujar Mulyadi. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved