Gempa Palu

BNPB: dari 114 WNA di Palu dan Donggala, 9 Orang di Antaranya Belum Ditemukan

BNPB mencatat, ada 114 warga negara asing yang berada di Palu dan Donggala ketika gempa dan tsunami terjadi

BNPB: dari 114 WNA di Palu dan Donggala, 9 Orang di Antaranya Belum Ditemukan
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Kerusakan akibat gempa bumi yang melanda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, ada 114 warga negara asing yang berada di Palu dan Donggala ketika gempa dan tsunami terjadi.

Data tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (1/10/2018) siang.

"Ada 114 warga negara asing yang berada di Palu dan Donggala saat gempa dan tsunami terjadi," ujar Sutopo.

Sutopo mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk proses evakuasi seluruh WNA.

Sebagian WNA sudah dievakuasi keluar dari Palu dan Donggala, sebagian lagi dalam proses evakuasi. Ada pula yang belum diketahui keberadaannya.

Berikut rincian WNA tersebut:

- Satu WN Singapura sudah dievakuasi ke Jakarta. Kondisi selamat

- Dua WN Belgia. Satu orang sudah evakuasi ke Jakarta, satu orang belum diketahui keberadaannya

- Satu orang WN Korea Selatan. Korban belum diketahui keberadaannya. Diduga posisi korban masih tertimbun di reruntuhan bangunan Hotel Roa Roa, Palu

- Enam WN Perancis belum diketahui keberadaannya

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved