Soal Kasus Ratna Sarumpaet, Prabowo: Ini Ancaman Sangat Serius Terhadap Demokrasi

Prabowo menyebut kasus Ratna Sarumpaet sebagai ironi di Hari Anti Kekerasan Internasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2018.

Soal Kasus Ratna Sarumpaet, Prabowo: Ini Ancaman Sangat Serius Terhadap Demokrasi
Twitter/ @Dahnilanzar
Calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bertemu dengan Ratna Sarumpaet, Selasa (2/10/2018) 

TRIBUNJATENG.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto memberikan tanggapan mengenai dugaan kasus kekerasan aktivis Ratna Sarumpaet oleh sekelompok orang tak dikenal, di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (21/9/2018).

Prabowo menyebut kasus Ratna Sarumpaet sebagai ironi di Hari Anti Kekerasan Internasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2018.

Dilansir TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Prabowo menyampaikan hal tersebut saat ditemui di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

Baca: Ada Keanehan di Wajah Ratna Sarumpaet, Mahfud MD: Kalau Hanya Mainan Politik, Pemainnya Kita Kutuk!

Baca: Begini Cerita Ratna Sarumpaet Ke Prabowo Soal Kronologi Penganiayaan Dirinya

Baca: Mahfud MD Soroti Kejanggalan Wajah Ratna Sarumpaet Lebam Diduga Dikeroyok

Baca: Soal Penyebab Wajah Ratna Sarumpaet Bonyok, Tompi : Perlu Gue Kasih Contoh Memar Oplas?

"Ini sangatlah ironi, saya diberitahu hari ini 2 Oktober 2018 adalah Hari Anti Kekerasan Internasional," kata Prabowo seperti yang dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (2/10/2018).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo didampingi politisi senior Amien Rais menggelar konferensi pers terkait penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet.

Prabowo mengaku kaget dan kecewa atas kejadian yang menimpa Ratna Sarumpaet.

Capres nomor urut dua itu juga menyebut tindakan penganiayaan itu adalah sebuah aksi pengecut karena mengeroyok wanita berusia 70 tahun.

"Perempuan berusia 70 tahun yang berjuang untuk orang miskin, yang berjuang untuk keadilan, demokrasi, dan sikap, ini adalah sebuah ancaman yang sangat serius terhadap demokrasi," kata Prabowo.

Prabowo juga sempat menyinggung penyerangan penyidik KPK hingga kasus penolakan Neno Warisman, salah satu tokoh yang menyuarakan Gerakan 2019 Ganti Presiden.

Prabowo mengatakan bahwa Ratna Sarumpaet merasa trauma dan ketakutan hingga tak berani melapor ke pihak polisi.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved