Guru Honorer di Kabupaten Tegal Mogok Ngajar, Ini Respons Dinas Pendidikan

Meski guru honorer mogok mengajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal mengklaim proses belajar mengajar tetap berjalan

Guru Honorer di Kabupaten Tegal Mogok Ngajar, Ini Respons Dinas Pendidikan
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tegal 

"Sebentar ya, setelah rapat di Komisi IV," ucapnya seraya berlalu.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Margasari, Satiyo mengatakan dari total guru honorer sebanyak 307 di Margasari yang tidak berangkat atau mogok 78 orang.

"Meskipun ada yang mogok, tidak berimbas dengan proses belajar mengajar di Margasari. Guru yang berangkat akan mengajar dobel menggantikan yang tidak berangkat," kata Satiyo.

Jika dirata- rata, satu sekolah ada empat guru honorer. Dan dua di antaranya ikut mogok mengajar dari Rabu kemarin.

Sementara, di Kecamatan Slawi, dari total guru honorer berjumlah seratusan, ada sekitar 30 guru yang mogok kerja.

"Ada yang tidak berangkat, ada juga yang berangkat, tapi setelah mengajar dia langsung pulang. Jadi dunia pendidikan tidak lumpuh," tutur Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Slawi, Dirjo.

Seperti diberitakan, Guru honorer di Kabupaten Tegal mogok mengajar. Ini merupakan buntut kekecewaan mereka tentang sejumlah kebijakan yang dinilai tak berpihak kepada mereka. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved