Ingin Promosikan Usaha Anda Melalui Media Sosial? CEO Laxita Kayana Berbagi Tipsnya

Berbeda halnya jika menggunakan media konvensional pasti akan jauh lebih mahal.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: suharno
Istimewa
CEO Laxita Kayana Corporation Guntur Raditya Wardhana memberikan paparan dalam talkshow interaktif Bhinaya Bicara bersama puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan tema memanfaatkan media sosial untuk pengembangan bisnis di Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Analisis dan target pasar menjadi langkah utama dalam pengelolaan media sosial untuk pengembangan bisnis usaha.

Media sosial memiliki peranan uang besar apabila dioptimalkan dengan baik.

Hal itu disampaikan CEO Laxita Kayana Corporation Guntur Raditya Wardhana di sela talkshow interaktif Bhinaya Bicara bersama puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan tema memanfaatkan media sosial untuk pengembangan bisnis di Hotel Pesona Semarang, Kamis (4/10/2018).

"Sekarang kita ubah mindset bahwa mengembangkan bisnis itu semudah kita main media sosial," katanya.

Dijelaskan, hanya dengan budget kurang lebih Rp 1 juta untuk promosi di media sosial, dapat menjangkau 2.000 calon pelanggan.

Berbeda halnya jika menggunakan media konvensional pasti akan jauh lebih mahal.

Adapun langkah kedua adalah menjalankan strategi di antaranya menentukan platform, konten, timeline dan lain sebagainya.

Hasil evaluasi dinilainya akan sangat berpengaruh pada strategi selanjutnya.

"Yang terakhir aalah konsistensi untuk terus menjalankan langkah-langkah tersebut," ucapnya.

Baca: BRI Luncurkan Program Inkubasi Bisnis Untuk UMKM

Pihaknya ingin mengajak pelaku UKM untuk mulai mengembangkan peluang bisnis dengan mengoptimalkan penggunaan media sosial.

Dalam kesempatan yang sama, founder Power-G Daily Garlic Juice Mirapati mengisahkan, bagaimana ia memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan bisnisnya.

Mengawali belajar dari workshop serta pelatihan, kini ia sudah mampu menjangkau audiens yang dikehendaki.

"Semoga ini juga dapat menginspirasi rekan-rekan karena dulunya saya juga tidak tahu menahu mengenai dunia sosial media. Saya juga tidak punya background sama sekali," imbuhnya.

Mirapati menambahkan, bisa jadi pebisnis kurang paham pengelolaan media sosial.

Namun hal ini bisa disiasati dengan menggaet pihak ketiga tapi dengan tetap menentukan konsep yang dikehendaki. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved