Liga 1

Tidak Dibawa ke Lamongan Dua Pemain PSIS Ini Edukasi Suporter Bersama Sponsor Tim

Keduanya menjelaskan bahwa dukungan suporter sangatlah berpengaruh dengan semangat bertanding. Terlebih saat ribuan suporter

Tidak Dibawa ke Lamongan Dua Pemain PSIS Ini Edukasi Suporter Bersama Sponsor Tim
tribunjateng/rival almanaf
Tidak dibawa skuat PSIS dalam laga tandang melawan Persela Lamongan, Jumat (5/10/2018). Dua pemain laskar Mahesa Jenar justru berkegiatan dengan memberikan edukasi kepada suporter. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tidak dibawa skuat PSIS dalam laga tandang melawan Persela Lamongan, Jumat (5/10/2018). Dua pemain laskar Mahesa Jenar justru berkegiatan dengan memberikan edukasi kepada suporter.

Di hadapan ratusan pendukung PSIS Semarang di SMA Sultan Agung 1, Akbar Riansyah dan M Rio memberikan berapa imbauan kepada suporter fanatik dari kalangan sekolah.

Keduanya menjelaskan bahwa dukungan suporter sangatlah berpengaruh dengan semangat bertanding. Terlebih saat ribuan suporter menyanyikan lagu bersama.

"Tapi kalau lagu-lagu yang menyinggung suporter lain, menjelek-njelekan tentunya pemain juga sebenarnya ndak begitu suka," terang Akbar, Kamis (4/10/2018).

Iapun kemudian menantang ratusan suporter dari lingkup sekolah itu untuk menyanyikan chant PSIS. Tidak disangka, hampir seluruh siswa yang menyaksikan hafal dan bisa menyanyikan dengan semangat.

Setidaknya ada tiga chant PSIS yang dinyanyikan siswa-siswi SMA Sultan Agung 1. Sembari membawa pengeras suara, bendera besar hingga alat tabuh suasana sekolah berubah seperti di sebuah stadion.

Kehadiran dua pemain PSIS siang itu adalah salah satu program dari sponsor tim, Mizone. Produk minuman isotonik itu memang memiliki program untuk memberikan edukasi kepada suporter muda.

"Tujuan kami memang selain untuk mengenalkan produk kami minuman isotonik kami juga ingin memberikan edukasi kepada suporter muda agar memiliki kelakuan yang santun, baik, dengan chant yang kreatif dan semangat bukan menyudutkan," terang perwakilan Danone Jakarta, Muhammad Anugrah.

Ia cukup takjub dengan banyaknya suporter di kalangan pelajar SMA. Iapun berharap PSIS bisa lolos dari jurang degradasi mengingat mereka memiliki suporter yang fantastis.

"Melihat antusiasme ini, kedepan kami juga berencana akan menggelar nobar bersama suporter laga PSIS Semarang," imbuh Anugrah.

Di lain sisi, Wakasarpras SMA Sultan Agung 1, Jumianti berharap dengan kehadiran pemain PSIS ke sekolah dapat memberikan semangat siswa-siswi untuk berprestasi seperti atlet profesional.

"Kalau saya ingin siswa-siswi tidak hanya pandai sorak-soraknya saja, namun juga bisa berprestasi seperti atletnya," imbuhnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved