27 Warga Batang yang Menjadi Korban Bencana Sulteng Belum Bisa Dihubungi

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat Upacara HUT ke-73 TNI, Jumat (5/10/2018).

27 Warga Batang yang Menjadi Korban Bencana Sulteng Belum Bisa Dihubungi
Bupati Batang Wihaji saat menjadi inspektur upacara peringati HUT TNI ke-73 di Lapangan Bola Ponpes Tazakka Bandar, Jumat (5/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - 27 warga Desa Sukomangli, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang yang menjadi pekerja buruh bangunan di Sulawesi Tengah menjadi korban bencana gempa dan tsunami yang terjadi 28 September 2018 lalu hingga saat ini belum dapat dihubungi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat Upacara HUT ke-73 TNI di Lapangan Bola Ponpes Tazakka Bandar, Jumat (5/10/2018).

"Bencana tsunami dan gempa di Sulawesi Tengah menjadi duka bagi warga negara Indonesia, dan duka pula bagi warga Batang yang ikut menjadi korban di Palu dan Donggala," ujarnya.

Baca: WOW, Pemandangan di Desa Pranten Batang Tak Kalah Dibanding Dieng

Sebagai Kepala Daerah, Wihaji sudah memperintahkan secepatnya Kepala BPBD dan DPMPTSP DAN Naker untuk mencari informasi dan keberadaan warga Batang yang menjadai korban apakah selamat atau meninggal dunia.

"Saya sudah perintahkan secepatnya untuk mencari informasi warga kita menjadi korban," ujarnya

Dikatakan pula oleh Bupati bahwa pihaknya masih terus mengupayakan secara maksimal untuk pemulangan warga Batang seandainya sudah ditemukan, dan berusaha terus membantu korban gempa dan tsunami.

Sementara Kepala Desa Sukomangli Kecamatan Reban Wahyudi mengatakan sejumlah 27 warga yang bekerja di Sulawesi Tengah disinyalir menjadi korban bencana dan kami harap Pemkab Batang bisa membantu menca rikaan informasi tentang warga kami.

"Ada 27 warga kami yang menjadi buruh bangunan di Sulawsi Tengah, mereka tersebar di Palu, Donggala, dan Sigi, untuk sementara yang bisa di kontak yang berada di Sigi," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved