BPBD Kudus Berangkatkan Empat Relawan ke Sulteng

4 relawan yang diberangkatkan memiliki kecakapan dalam pertukangan. Selain itu mereka juga memiliki keahlian dalam teknik mesin dan kelistrikan

BPBD Kudus Berangkatkan Empat Relawan ke Sulteng
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Empat relawan dan Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari Penanggungan (tengah) foto bersama sebelum berangkat ke Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Empat personel relawan BPBD Kudus diberangkatkan ke Sulawesi Tengah untuk ikut meringankan beban korban bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala.

Empat relawan yang diberangkatkan memiliki kecakapan dalam pertukangan. Selain itu mereka juga memiliki keahlian dalam teknik mesin dan kelistrikan.

Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, empat relawan tersebut akan berangkat bersama dengan relawan lainnya sebanyak 114 orang se-Jawa Tengah. Mereka secara bersamaan akan berangkat menggunakan kapal laut dari Tanjung Perak Surabaya.

“Besok (Sabtu 6/10/2018) mereka akan dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah. Mereka akan berangkat menggunakan kapal laut sehari kemudian. Rencananya tanggal 10 Oktober 2018 sudah sampai di Donggala,” kata Bergas, Jumat (5/10/2018).

Bergas melanjutkan, relawan yang dikirimkan ke sana nantinya akan bertugas membangun hunian sementara berikut fasilitas penunjangnya untuk pengungsi. Sementara untuk penempatan, mereka mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah.

“Yang pasti relawan yang saya kirimkan memiliki keahlian dalam pertukangan dan teknik mesin dan kelistrikan,” tuturnya.

Selain relawan, kata Bergas, pihaknya juga membawa satu armada truk yang nantinya akan digunakan untuk mengangkut bahan material saat di lokasi bencana.

Sementara perihal bantuan logistik yang disalurkan oleh pihaknya akan dikirim secara bersamaan oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut akan dibawa menggunakan kapal laut.

“Sementara untuk bantuan yang dikumpulkan, akan kami kirimkan melalui BPBD provinsi. Kalau mau bantu makanan, mohon dilihat masa kedaluwarsanya,” tuturnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved