Kuota Peserta BPJS Kesehatan yang Dibiayai Pemkab Semarang Ditambah

Kuota Peserta BPJS Kesehatan yang Dibiayai Pemkab Semarang Ditambah, sebagaimana instruksi Presiden RI

Kuota Peserta BPJS Kesehatan yang Dibiayai Pemkab Semarang Ditambah
tribunjateng/amanda
Kuota Peserta BPJS Kesehatan yang Dibiayai Pemkab Semarang Ditambah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, kepala daerah diinstruksikan untuk mengalokasikan anggaran dalam rangka pelaksanaan program JKN dan harus memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam program JKN.

Sehubungan akan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Semarang menetapkan adanya penambahan kuota Peserta Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (PBI APBD-P) pada program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Ani Raharjo selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menyatakan saat ini terdapat peningkatan kepersertaan dari integrasi program jamkesda yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Semarang ke program JKN-KIS ini. Awalnya ada 47 ribu jiwa, kini ada peningkatan hampir dua kali lipat menjadi 83 ribu jiwa.

"Seluruhnya dibiayai dari APBD tindak lanjut dari kerjasama Pemkab Semarang dan BPJS," ujar Ani di Ungaran pada Jumat (5/10/2018).

Total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 14,49 miliar yang awalnya sekitar Rp 12,5 miliar.

Pembiayaan jaminan kesehatan ini akan berakhir pada Desember 2018.

Penambahan ini diperoleh berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) dari Dinas Sosial Kabupaten Semarang per November 2017, dimana telah dilakukan verfikasi dan validasi sehingga ditemukan data penduduk kurang mampu yang belum mempunyai kepesertaan JKN-KIS.

"Masa aktif peserta baru mulai 1 November 2018. Selanjutnya masyarakat yang masuk dalam kuota tambahan tersebut bisa mengakses dan memanfaatkan haknya sebagai peserta JKN-KIS”, kata Maria Sekarwangi, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran.

Tidak menutup kemungkinan tahun 2019 mendatang akan ada penambahan kepesertaan yang dijamin Pemerintah Kabupaten Semarang karena pemerintah terus melakukan pembaharuan data warga kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan. (*)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved