Dampak Kemarau, Lima Hektar Tambak di Kota Tegal Mengering

Musim kemarau yang sudah berlangsung selama lima bulan terakhir ini membuat beberapa penambak kelimpungan

Dampak Kemarau, Lima Hektar Tambak di Kota Tegal Mengering
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Margadana, Abdul Wahab saat berada di tambaknya, Minggu (7/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Musim kemarau yang sudah berlangsung selama lima bulan terakhir ini membuat beberapa penambak kelimpungan.

Hal itu disebabkan ruang tambak Udang dan Bandeng menjadi sangat minim air, bahkan kering.

Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Margadana, Kota Tegal, Abdul Wahab menuturkan, adapun sekitar lima hektar lahan tambak sudah tidak ada air dan sulit untuk dibudidaya kembali.

"Kami sedang kesulitan air dan lahan tambak sudah kering selama tiga bulan terakhir," kata Wahab kepada Tribunjateng.com, Minggu (7/10/2018)

Lalu, ketika dipaksakan harus melakukan budidaya dengan lahan tambak yang ada airnya, kata Wahab, pertumbuhan bandeng dan udang pun justru tidak akan maksimal dan mengalami kesulitan dalam pembesaran.

Sebab, cuaca yang panas saat siang dan dingin pada malam hari menyebabkan perkembangan Bandeng dan Udang menjadi terhambat.

"Musim kemarau ini tetap kami paksakan untuk menambak, tetapi di lahan yang ada airnya. Namun tetap saja banyak yang mati dan tidak bisa maksimal," keluhnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan DKP3 Kota Tegal, Sirat Mardiansyah mengaku, laporan soal lahan tambak yang mengalami kekeringan saat ini belum ada.

Tetapi apabila memang ada, kata Sirat, biasanya disebabkan karena masalah alam dan tingkat keasinan atau kadar garam terlarut dalam air (salinitas) yang tinggi sehingga menyebabkan air dalam tambak susut.

"Bahkan mencari sumber air untuk tambak juga kesulitan. Dan salah satu solusi untuk mengatasi kekeringan tambak itu hanya menunggu musim penghujan karena alam memang sulit diprediksi," ujar Sirat.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved