Gempa Donggala

Hingga Minggu Siang, BNPB Mencatat Korban Tewas Gempa dan Tsunami di Sulteng 1.763 Orang

Jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, hingga Minggu (7/10/2018), mencapai 1.763 orang.

tribunjateng/ist
CARI KORBAN - Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban dengan mengunakan eksavator di kawasan pergudangan Palu Indah, Palu Utara, Kamis (4/5/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, hingga Minggu (7/10/2018), mencapai 1.763 orang.

Data tersebut berdasarkan laporan terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Jumlah korban jiwa bertambah, karena tim gabungan juga terus melakukan pencarian korban," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Gedung BNPB Jakarta, Minggu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.519 jenazah ditemukan di Palu. Sementara, sebanyak 159 jenazah ditemukan di Donggala.

Kemudian, sebanyak 69 korban tewas ditemukan di Sigi, dan 15 jenazah ditemukan di Parigi. Kemudian, 1 jenazah ditemukan di Pasangkayu.

Baca: Pasha Ungu Rela Jadi Sopir untuk Distribusikan Bantuan ke Korban Gempa di Palu

Menurut Sutopo, korban jiwa paling banyak ditemukan di Kota Palu.

Hal itu disebabkan gempa dan tsunami yang terjadi di kota tersebut.

Hingga saat ini, diperkirakan masih banyak korban yang tertimbun dan belum diketahui keadaannya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: "Hingga Minggu, Jumlah Korban Tewas Gempa dan Tsunami di Sulteng 1.763 Orang"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved