Breaking News:

Musibah Kebakaran

Pemkab Kudus Minta Klaim Asuransi Kudus Plaza yang Terbakar Rp 7,5 Miliar

Pemkab Kudus meminta nilai klaim asuransi bangunan Kudus Plaza yang terbakar sebesar Rp 7,5 miliar.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: iswidodo
tribunjateng/rifqi gozali/dok
Matahari Kudus atau Kudus Plaza saat terbakar hebat 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUSPemkab Kudus meminta nilai klaim asuransi pada bangunan Kudus Plaza atau Matahari Mal yang terbakar sebesar Rp 7,5 miliar.

Sedangkan klaim yang akan dibayarkan oleh pihak asuransi Bumida 1967 yaitu sebesar Rp 6,5 miliar.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono mengatakan, sejauh ini negosiasi terkait klaim asuransi masih berlangsung.

Baca: FOTO-FOTO UPDATE 11:00: Kebakaran Matahari Kudus Makin Membesar

Baca: BREAKING NEWS : Matahari Kudus Terbakar, Asap Hitam Mengepul

Baca: Kebakaran Matahari Kudus, Kerugian Capai Rp 22,6 Miliar

Pihaknya meminta agar nilai klaim yang akan dibayarkan oleh pihak asuransi meningkat.

“Kami meminta kepada pihak asuransi agar nilai klaim meningkat,” kata Eko, Minggu (7/10/2018).

Eko melanjutkan, terakhir pihaknya mejalin koordinasi dengan pihak asuransi yaitu pada akhir Agustus kemarin.

Besar asuransi yang hendak dibayarkan oleh pihak Bumida 1967 yaitu sebesar Rp 6,5 miliar.

“Kami tetap meminta agar nilai klaim lebih dari itu,” katanya.

Beberapa waktu yang lalu, katanya, pihaknya mengajukan nilai klaim sebesar Rp 7,5 miliar dari nilai klaim sebelumnya yang diminta sebesar Rp 9 miliar.

Eko mengatakan, alasan pihak asuransi hendak membayarkan klaim sebesar Rp 6,5 miliar lantaran gedung berlantai tiga itu pada lantai satu masih bisa digunakan.

Sedangkan dampak kebakaran yang terjadi pada Kamis (22/2/2018) lalu menghanguskan seisi lantai dua dan tiga.

“Meski lantai satu masih bisa digunakan, kami anggap itu tetap berisiko,” kata Eko.

Alasan kenapa pihaknya meminta agar nilai klaim dinaikkan, lantaran ketika pada lantai dua dan tiga dirobohkan, maka lantai satu akan terkena dampaknya.

“Makanya kami meminta agar nilai klaim dinaikkan, karena sangat berisiko di lantai satu. Karena kalau lantai dua dan tiga nanti dirobohkan maka akan terkena dampaknya,” kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved