Mandor Bangunan Ditemukan Tewas Tergantung di Gedung Kantor Bea Cukai Tegal

Mandor proyek bangunan ditemukan tewas tergantung di gedung yang sedang dibangun di Kota Tegal

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Pihak kepolisian mengevakuasi mayat Juhaedin (48), warga Dusun Argsari RT 017 RW 007 Desa Ciberung, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, Jawa Baratyang ditemukan tewas tergantung, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Mandor proyek bangunan ditemukan tewas tergantung di gedung yang sedang dibangun di Jalan Kapten Ismail, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (9/10/2018).

Mandor tersebut bernama Juhaedin (48), warga Dusun Argsari RT 017 RW 007 Desa Ciberung, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Dia ditemukan tewas tergantung di seutas kawat di proyek pembangunan gedung Kantor Bea Cukai Tegal.

Riski (21), seorang pekerja proyek yang menangani bagian plumbing (jalur instalasi pipa), mengatakan saat itu dia hendak mengerjakan saluran air di proyek bangunan tersebut.

Saat itu lah dia melihat korban sudah menggantung.

"Di pojok ada yang menggantung. Saya pikir hantu saat itu karena kondisi di sudut ruangan agak gelap. Tapi setelah dilihat itu ternyata orang," ucap warga Pemalang itu.

Mengetahuinya, ia pun langsung melaporkan ke pekerja lain.

"Saat itu, saya lapor pak Imam di bagian logistik. Kata dia, jangan dilaporkan dulu ke pekerja lain, menunggu pihak kepolisian datang," tuturnya.

Riski mengatakan, korban bekerja menjadi mandor bagian keramik di proyek tersebut selama tiga hari.

"Saya tidak tahu persis soal dia. Karena dia bagian keramik dan saya bagian pipa. Anak buahnya semua di datangkan dari Kuningan," imbuhnya.

Pihak kepolisian pun mengevakuasi jasad dan membawanya ke RSI Harapan Anda Kota Tegal.

Kapolsek Tegal Barat, AKP Sugeng melalui Panit Reskrim Iptu Bambang mengatakan, telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Ia menemukan terdapat luka hingga mengeluarkan darah di bagian kaki korban.

"Memang ada luka. Kami belum bisa mengatakan penyebab kematian korban, apakah murni bunuh diri atau ada penyebab lainnya," kata Bambang.

Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis terhadap mayat berbadan tambun tersebut.

Selanjutnya, mereka juga akan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

"Kami dalami dan melakukan penyelidikan. Rekan kerja dan saksi juga akan dimintai keterangan," Bambang menambahkan.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved