Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tekankan Data Valid, PAUD dan Dikmas Kota Pekalongan Isi Dapodik Online

Tekankan Data Valid, PAUD dan Dikmas Kota Pekalongan Isi Data Pokok Pendidikan Online

Penulis: budi susanto | Editor: iswidodo
tribunjateng/budi susanto
Sejumlah pengajar PAUD dan TK ikuti sosialisasi Dapodik di aula lantai dua Dindik setempat, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan sistem pendataan skala nasional terpadu dan menjadi sumber data utama pendidikan nasional.

Tak terkecuali di Kota Pekalongan, ketersediaan data lengkap, valid, akuntabel dan up to date sangat diperlukan, guna perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan agar dapat dilaksanakan secara lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

Untuk itu, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan mengadakan sosialisasi tentang Dapodik PAUD dan Dikmas yang ditujukan untuk TK dan KB di aula lantai dua Dindik setempat, Rabu (10/10/2018).

Kepala Bidang PAUD dan PNF Dindik Kota Pekalongan, Triyono menerangkan mulai tahun ini PAUD dan Dikmas pendataannya melalui online yakni pendataan melalui Dapodik seperti yang sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat.

"Untuk mendukung program tersebut Kota Pekalongan melakukan pendataan melalui Dapodik agar ke depannya didapatkan data yang valid sesuai dengan realitas sehingga kebijakan yang diterapkan akan sesuai," paparnya.

Triyono menambahkan, total Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Kota Pekalongan sebanyak 74, dan 4 di antaranya merupakan TK negeri, sementara jumlah Kelompok Bermain (KB) ada 303 yang semuanya swasta.

"Dengan pengisian Dapodik PAUD diharapkan bisa didapatkan data yang valid dan akurat karena berpengaruh dengan kebijakan, misalnya terkait dengan sarana dan prasarana, tentunya harus disesuaikan dengan realitas agar kebijakan ke depannya tepat," jelas Triyono.

Sementara itu Operator Dapodik Dikmas Kota Pekalongan, Iwan Gunaedi menambahkan Dapodik yang digunakan bisa online yang full atau semi online dengan pengisian aplikasi dan disinkronkan, atau dengan cara instal aplikasi.

"Dapodik ini datanya satu, jika lembaga mengisi Dapodik data tidak bisa diubah dan dimutasi, ketika ada perubahan harus lapor ke Dindik Kota Pekalongan," tambah Iwan.

Dengan Dapodik satu data diharapkan isian lembaga sinkron 100 persen dan data valid.

"Sosialisasi sering kami lakukan melalui roadshow ke lembaga-lembaga, yang terbaru yakni rilis online. Kami berharap isian data ini tidak condong ke siswa atau condong ke guru, isian sarana dan prasarana yang nyata sangat kami tekankan untuk mempermudah pemberian bantuan," beber Iwan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved