DLH Kota Tegal Temukan 6 Sengketa Lingkungan Selama Tahun Ini

Kasnudi menuturkan, di Kota Tegal banyak kegiatan usaha yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

DLH Kota Tegal Temukan 6 Sengketa Lingkungan Selama Tahun Ini
Tribun Jateng/ Akhtur Gumilang
Seorang warga menunjukan Tambak di Margadana.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal menggelar sosialisasi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan, Kamis (11/10/2018) di Kantor DLH Kota Tegal, Jalan Nila nomor 11 Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Kabid Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup DLH Kota Tegal, Kasnudi berharap melalui sosialiasi tersebut, para peserta bisa memahami tata cara penyelesaian masalah dan memberikan edukasi pemahanan sengketa lingkungan.

Kasnudi menuturkan, di Kota Tegal banyak kegiatan usaha yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

Sebab, DLH Kota Tegal mencatat pada tahun 2017, terdapat 8 kasus sengketa lingkungan.

Sedangkan tahun 2018, DLH mencatat 6 kasus, antara lain pencemaran limbah pabrik yang belum memiliki ijin lingkungan akan tetapi sudah beroperasi.

Lalu limbah hasil bekas pemotongan ayam, dan semacamnya.

Apabila terdapat kasus sengketa lingkungan, kata Kasnudi, masyarakat diharapkan bisa lapor ke RT, RW, Kelurahan dan membuat surat ke DLH Kota Tegal.

Laporan tersebut juga dalam dilengkapi dengan bukti-bukti.

"Jika ada laporan, pertama, kami verifikasi dulu oleh Tim Teknis, kalau sudah diverifikasi, kami undang pihak terkait dan akan diberikan solusi. Tim Teknis Sengketa Lingkungan terdiri dari DLH, Satpol PP, Kepolisian", kata Kasnudi kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/10/2018).

Misalnya terbukti melakukukan pencemaran lingkungan, Kasnudi menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi berupa teguran, pembekuan, hingga pencabutan izin usaha. 

Sanksi tersebut sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidupdengan Pasal 76 Ayat 1 dan 2.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved