Diduga Terlalu Lama Hidup Sendiri, Budi Tewas Karena Gantung Diri

Jasad Budi pertama kali ditemukan Wawan, saat hendak menyiangi kebun nanas miliknya.

Diduga Terlalu Lama Hidup Sendiri, Budi Tewas Karena Gantung Diri
Nova
Ilustrasi gantung diri 

TRIBUNJATENG.COM - Budi (59), seorang perantau asal Lampung ditemukan tewas tergantung di pohon akasia di Desa Terak, Simpangkatis, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (14/10/2018).

Jasad Budi pertama kali ditemukan Wawan, saat hendak menyiangi kebun nanas miliknya pada Minggu pagi.

Kapolsek Simpangkatis AKP Raden Hasir mengatakan, korban sejak lama hidup sendiri, setelah istrinya meninggal dunia.

"Hasil penyelidikan sementara disimpulkan ini kasus bunuh diri. Tak ada tanda penganiayaan. Mungkin depresi karena hidup sendiri," ujar Raden seusai olah tempat kejadian perkara.

Kepolisian dibantu warga menurunkan jasad yang dalam kondisi kaku dari atas pohon.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berlapis jaket dengan celana panjang.

Satu unit sepeda motor ditemukan di lokasi kejadian, yang diduga dikendarai Budi sebelum mengakhiri hidupnya.

Warga setempat, Nova mengatakan, meskipun memiliki anak, Budi hidup sendiri selama hampir 25 tahun.

Kondisi ekonomi yang pas-pasan diduga menjadi penyebab Budi enggan tinggal serumah dengan keluarga anaknya.

"Jasad almarhum tetap diserahkan ke rumah anaknya, Ekawati untuk selanjutnya dimakamkan," ujarnya. (*)

Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved