Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Endro Sudarsono Duga Ada Hal Ganjil Dalam Kematian Napiter di Nusakambangan

Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) Solo mempertanyakan meninggalnya sejumlah napiter di Nusakambangan.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: galih pujo asmoro
tribunjateng/akbar hari mukti
Endro Sudarsono (kiri) dan tim TARC saat jumpa pers di Semanggi, Solo, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) Solo mempertanyakan meninggalnya sejumlah napiter di Nusakambangan.
Berdasarkan data yang dihimpun tim advokasi tersebut, ada empat napiter yang meninggal di Nusakambangan dalam kurun waktu empat bulan terakhir.
Keempatnya adalah Agus Tri Mulyono, Muhammad Basri, Irsyad alias Ican dan Winduro.
TARC pun meminta pemerintah menggelar investigasi karena menurut tim ini, kematian mereka dirasa tak wajar.
Humas Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC), Endro Sudarsono menduga, ada hal ganjil dalam kematian keempat napiter tersebut.
Endro menginginkan pemerintah membentuk tim menyelidiki penyebab kematian empat napiter itu.
"Keinginan kami pada Ketua DPR dan presiden membentuk tim pencari fakta independen, profesional dan kompeten mengungkap kematian mereka," kata dia saat menggelar jumpa pers di Semanggi, Solo, Senin (15/10/2018).
Dalam informasi yang diterima TARC, keempatnya meninggal dikarenakan sakit.
Tetapi Endro tak percaya begitu saja alasan tersebut.
Pihaknya khawatir ada alasan-alasan lain keempatnya meninggal dunia.
"Mungkin memang sakit paru-paru, jantung, sesak nafas. Tapi bisa saja penyebab utamanya ditembak, dijerat lehernya, dilukai," tambahnya.
Ketua TARC, Taufik pun menduga ada hal-hal tak wajar terkait kematian keempat napiter itu.
Selain itu, Taufik menilai lapas di Nusakambangan tak memberikan fasilitas semisal makanan dan kesehatan secara layak.
"Mereka ditahan di super maximum security, segala makanan itu yang memberikan dari pengelola, tidak bisa makanan masuk dari luar," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved