Breaking News:

Sumber Air Bersih Makin Berkurang, PDAM Tirta Moedal Semarang Gelar Sholat Minta Turun Hujan

Farchan mengatakan, tujuan kegiatan sebagai ikhtiar supaya diturunkan hujan dan membantu kinerja pekerjaan PDAM Tirta Moedal Semarang

Editor: muslimah
Elisabet Harahap
Karyawan PDAM Tirta Moedal Semarang sedang melaksanakan sholat sunan istiqa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – PDAM Tirta Moedal Kota Semarang melakukan ibadah sholat sunah istisqa bersama di lapangan PDAM Tirta Moedal Semarang pada Senin (15/10/2018) pukul 11.00 WIB.

Kegiatan ini dibuka dengan kata sambutan dari Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang, M Farchan. Lalu dilanjutkan dengan sholat bersama yang diikuti oleh karyawan dan karyawati PDAM Tirta Moedal Kota Semarang

Farchan mengatakan, tujuan kegiatan sebagai ikhtiar supaya diturunkan hujan dan membantu kinerja pekerjaan PDAM Tirta Moedal Semarang.

“Niat kita di sini adalah untuk berikhtiar. Sudah 3 bulan semenjak terjadinya kekeringan, kita sudah membuat berbagai upaya,” jelas Farchan.

Kondisi sumber air bersih di PDAM Tirta Moedal Semarang  semakin sedikit. Menurut Farchan, kondisi air yang awalnya tersedia sebanyak 9000 – 1000 liter sekarang menjadi 620 liter.

“Kita sudah melaksanakan upaya untuk mencari sumber air bersih lainnya, namun sumber air bersih yang berada di sumur daerah Gunung Pati dan daerah laiinya tapi ternyata tetap drop juga,” jelas Farchan.

Upaya yang dilakukan PDAM selain melaksanakan penggiliran pengairan air salah satunya juga melayani pemasangan tangki air ke daerah-daerah Semarang.

“Kita juga support air tangki tapi terbatas, kita kirim ternyata ada kendala, ada yang tidak bisa masuk tangkinya ternyata dan ada juga karena tidak punya tandon,” tuturnya.

Masyarakat diharapkan untuk bersabar dengan situasi kekeringan yang sedang terjadi. PDAM Tirta Moedal Semarang masih melakukan antisipasi dan pemerataan pengairan air ke daerah Semarang.

“Pesan saya bagi masyarakat adalah mohon bersabar dan harus bisa memahami kondisi sekarang ini, kita sadar belum bisa melayani secara maksimal tapi kita tidak akan berhenti bekerja,” jelas Farchan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved