Breaking News:

Elfi Ramli Inspirasi Mahasiswa Unissula Lewat Bisnis Sabut Kelapa

Di tangan Elfi, sabut kelapa bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan khususnya bagi masyarakat pesisir.

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara | Editor: suharno
Istimewa
Ketua Umum Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia, Elfi Ramli berbagi kisah tentang bisnis Sabut Kelapa kepada 1641calon wisudawan di Auditorium Unissula pada Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Umum Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia, Elfi Ramli menginspirasi mahasiswa Unissula melalui bisnis sabut kelapa.

Sebagian orang menganggap sabut kelapa tidak berguna.

Namun di tangan Elfi, sabut kelapa bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan khususnya bagi masyarakat pesisir.

Demikian dikatakan oleh Ketua Umum Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia, Elfi Ramli dalam pembekalan wisuda Unissula ke 76 yang diikuti 1641 calon wisudawan di Auditorium Unissula pada Selasa (16/10/2018).

Baca: Dapat Nilai Jelek, Mahasiswa Ini Gugat Kampusnya di Pengadilan

Dalam pembekalan wisuda tersebut, Unissula menghadirkan empat pembicara terkait motivasi, wirausaha, spiritual, dan enterpreuner.

Satu di antaranya Elfi Ramli yang berbagi kisah tentang wirausaha.

"Serabut kelapa dihasilkan melalui proses produksi sederhana, tetapi bisa menghasilkan uang banyak. Pengembangan bisnis serabut kelapa sangat potensial," kata Alumni Fakultas Ekonomi Unissula angkatan'82 itu.

Dia akan membantu masyarakat yang tinggal di pesisir dan ingin usaha sabut kelapa.

Sabut kelapa bisa diolah menjadi jok mobil dan media tanam di Jepang.

Sementara di Italia, sabut kelapa digunakan sebagai tempat tidur kuda dan pupuk.

"Saya mengingatkan kepada calon wisudawan agar tidak takut berwirausaha. Lima kunci sukses berwirausaha yaitu produktivitas, kualitas, pasar, distribusi, dan pendanaan," tuturnya.

Rektor Prabowo Setiyawan PhD, mengatakan, para lulusan harus siap menghadapi apapun baik yang akan kuliah lagi, wiraswasta, atau mau bekerja sehingga wisudawan harus menjadi yg terbaik.

"Alumni harus percaya diri dan tidak ada yang perlu dirisaukan dalam hidup ini. Tak hanya secara fisik, tetapi mental harus kuat baik itu doa, komunikasi, silaturahmi, dan mampu bekerja dengan sungguh sungguh," ujarnya di sela-sela pembekalan wisuda.

Dia berharap narasumber yang telah berbagi kisah sukses dapat menginspirasi calon wisudawan untuk menjadi orang sukses. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved