Mengaku Prihatin, Sudjiwo Tedjo Beri Pesan ke Jokowi Jika Terpilih Lagi Jadi Presiden

Sudjiwo Tedjo memberikan sebuah pesan untuk Jokowi jika kembali menjadi Presiden Indonesia.

Mengaku Prihatin, Sudjiwo Tedjo Beri Pesan ke Jokowi Jika Terpilih Lagi Jadi Presiden
kolase/TribunJateng
Sudjiwo Tedjo dan Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM - Seniman Sudjiwo Tedjo memberikan sebuah pesan untuk Joko Widodo (Jokowi) jika calon presiden nomor urut 1 itu kembali menjadi Presiden Indonesia.

Pesan tersebut ditulis Sudjiwo Tedjo melalui akun Twitternya @sudjiwotedjo pada Minggu (15/10/18).

Sudjiwo Tedjo menyatakan prihatin dengan kondisi masyarakat yang saat ini kerap menuding sesat satu sama lain.

Sehingga, Sudjiwo Tedjo merasa ketika kondisi masyarakat yang masih seperti itu justru seakan-akan pembangunan insfraktuktur tidak ada apa-apanya.

Penulis buku terkemuka itu menyampaikan, jika Jokowi terpilih lagi, ia berharap soal ketentraman masyarakat lebih diperhatikan.

Baca: Rini Puspitawati : Kisah Cinta Terlarang Model Berakhir Petaka di Jurang Sarangan

Baca: Anda Warga Solo Raya! Hati-hati Uang Palsu Yang Mendekati Aslinya, Inilah Bedanya

Baca: Belgia vs Belanda : Dries Mertens dan Groeneveld Cetak Gol, Skor AKhir 1-1

Baca: Sebut Jumlah Pelamar CPNS 2018 sscn.bkn.go.id di Bawah Target, BKN Ungkap 3 Penyebabnya

"Yth, Pak Jokowi, apa artinya pembangunan infrastruktur dll pencapaian bila masyarakat mudah anggap sesat satu sama lainnya.. sedekah laut dicerca .. saling curiga dll .. Mohon ini diperhatikan dan jd perhatian utama pula jk Sampeyan terpilih lagi. Ketenteraman hrs jd prioritas," tulis Sudjiwo Tedjo.

Diketahui sebelumnya, baru-baru ini viral teror perusakan sedekah laut yang dilakukan oleh sekelompok orang di Bantul, Yoygakarta.

Dikutip dari Kompas.com, awalnya, pada Senin (10/9/2018), masyarakat Bantul mengadakan acara sedekah laut di Pantai Baron dan Kukup di Tanjungsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Acara tersebut merupakan sebuah tradisi turun temurun yang bisa menarik ribuan wisatawan, selain untuk melestarikan kearifan lokal.

Adapun makna dari acara itu sendiri adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas pemberian rezeki di kawasan pantai, terutama untuk masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

Baca: Spanyol Vs Inggris: Inggris Taklukkan Spanyol, Islandia Cetak 11 Laga Tanpa Kemenangan

Baca: Waroenk Farino Tonjolkan Makanan Kekinian Untuk Menarik Konsumen

Baca: Kenapa Menggaruk Munculkan Sensasi Nikmat saat Gatal?

Baca: Perancis Vs Jerman : Antoine Griezmann Mulus Menangkan Les Bleus, Ada Drama 2 Penalti

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved