Ratusan Pelajar Belajar Membatik di Museum Ranggawarsita

Seorang mahasiswa, Nur Uswatun Chasanah (18) asyik meniup lilin dan menggambar sketsa di atas kain.

Ratusan Pelajar Belajar Membatik di Museum Ranggawarsita
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ratusan pelajar dari sekolah dasar terlihat antusias mengikuti program belajar membatik di Museum Ranggawarsita Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (16/10). Setidaknya ada 32 batik yang dipamerkan mulai dari batik pesisir hingga batik keraton yang ada di Surakarta dan Yogyakarta. Acara tersebut adalah rangkaian dari peringatan hari museum nasional. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang mahasiswa, Nur Uswatun Chasanah (18) asyik meniup lilin dan menggambar sketsa di atas kain.

Dia merupakan satu diantara pengunjung yang belajar membatik di Gedung Pameran Tematik lantai atas, Museum Ranggawarsita, pada Selasa (16/10/2018).

Awalnya, dia menempatkan lilin di wajan kecil, lalu ditaruh diatas kompor kecil. Setelah panas, lilin diambil secukupnya menggunakan canting.

Kemudian, lilin yang sudah diambil dalam canting ditiup agar tidak menetes. Lalu, lilin dituangkan ke atas kain yang sudah ada motifnya.

"Saya merasa senang karena baru pertama kalinya belajar membatik. Ternyata, membatik tidak semudah yang dibayangkan karena butuh kesabaran dan ketelitian,"ujar Mahasiswi UIN Walisongo Semarang Jurusan Hukum Ekonomi Syariah itu.

Menurutnya, batik merupakan budaya luhur sehingga harus dilestarikan. Dia berharap batik tidak hanya bisa diminati oleh kalangan domestik tetapi juga mancanegara.

Duta Museum Jawa Tengah, Abdurrouf Khodamul Umam, mengatakan dirinya senang bisa ikut terlibat dalam acara besar di museum Ranggawarsita karena bisa bertemu dengan pelajar dan pejabat yang ada di kota Semarang.

"Mereka sangat begitu antusias mengikuti serangkaian acara dari 16 - 20 Oktober 2018. Saya baru pertama kali menjadi pemandu museum di Jawa Tengah,"bebernya.

Dia berharap para generasi muda bisa tertarik datang ke museum. Museum Ranggawarsita bisa dikemas dalam pameran bertemakan batik budaya bangsaku.

Selain membatik, panitia juga menggelar pameran batik, workshop membatik, fashionshow batik duta museum dan diskusi dengan tema bedah motif batik. Kegiatan ini bertema Batik Budaya Bangsaku.

Panitia pameran Ria Mustaqim, mengatakan pameran batik diselenggarakan untuk memperingati hari Museum Nasional pada 12 Oktober 2018. Pameran menampilkan 32 batik dari pesisir dan Keraton diantaranya dari batik Lasem, Pekalongan, Cirebon, Kebumen, Surakarta, Purworejo, dan lain-lain.

Dia berharap dengan adanya pameran ini generasi muda semakin mengenal dan mencintai kearifan lokal.(*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved