Tak Ada Satupun Dokter Spesialis Daftar CPNS di Kota Salatiga

Direktur RSUD Salatiga dr Sri Pamuji Eko Sudarko mengatakan, ada belasan formasi yang disediakan untuk dokter spesialis

Tak Ada Satupun Dokter Spesialis Daftar CPNS di Kota Salatiga
NET
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

 TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -  Hingga penutupan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Senin (15/10/2018) tidak ada satupun pendaftar untuk mengisi formasi dokter spesialis.

Direktur RSUD Salatiga dr Sri Pamuji Eko Sudarko mengatakan, ada belasan formasi yang disediakan untuk dokter spesialis.

"Namun hingga batas akhir tidak ada yang mendaftar," kata dia, Selasa (16/10/2018).

Menyiasati hal itu, Pamuji bakal meminta bantuanke Kementerian Kesehatan agar kebutuhan dokter spesialis di RSUD Salatiga bisa terpenuhi.

"Kami akan minta dokter spesialis melalui program Wajib Kerja Dokter Spesialis," tambahnya.

Program yang telah diluncurkan Kemenkes pada 2017 itu, kata dia bertujuan untuk pemerataan pelayanan dan distribusi dokter spesialis bermutu di Indonesia.

Oleh karena itu, ucapnya, program tersebut bisa jadi alternatif logis guna pemenuhan kebutuhan RSUD Salatiga.

"Prioritas utama kami adalah dokter spesialis anestesi karena selama ini belum pernah memiliki," jelas dia.

Pernyataan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah.

Menurutnya, ada kemungkinan dokter spesialis kurang berminat menjadi PNS.

"Solusinya, rumah sakit milik pemerintah menjalin kemitraan dengan rumah sakit lainnya."

"Status dokternya adalah dokter mitra,” terang Zuraidah. (dse)

Penulis: deni setiawan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved