Hartopo Persilakan Warga Kudus yang Hendak Mengadu atau Kritik di Akun Twitter @tamzil_hartopo

“Pelayanan masyarakat harus berpegang pada SOP (standar operasional prosedur), sehingga pelayanan tidak berbelit-belit,” katanya

Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Akun twitter resmi Bupati-Wakil Bupati Kudus 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Seiring berkembangnya zaman, media sosial tidak hanya menjadi alat untuk saling sapa menyua teman yang lama tak bersua. Tapi media sosial juga menjadi alat kontrol pemerintah dalam menjalankan tugas.

Hal itu yang mendasari Bupati dan Wakil Bupati Kudus membuat akun twitter @tamzil_hartopo sebagai wadah bagi warga Kudus yang hendak menyampaikan aspirasi. Lebih dari itu, akun tersebut juga bisa menjadi wadah untuk mengkritik kinerja pemerintah ketika dinilai menyalahi aturan.

“Akun tersebut akan memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada Pemkab Kudus,” kata Wakil Bupati Kudus Hartopo saat menjadi inspektura upacara bendera setiap tanggal 17 di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (17/10/2018).

Ketika nanti terdapat aduan atau kritikan, maka pihaknya akan langsung meneruskan ke pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Maka dia mengimbau, bagi OPD yang telah memiliki akun twitter diminta untuk mengikuti akun resmi miliknya.

“Diharapkan masyarakat dapat menyampaikan berbagai aduan yang nantinya akan kami teruskan kepada OPD terkait, untuk itu diminta kepada OPD yang telah memiliki akun untuk mengikuti atau mem-follow akun @tamzil_hartopo,” kata dia.

Selain itu, Hartopo berujar, bahwa dirinya telah mengunjungi beberapa OPD, terutama yang berkaitan dengan pelayanan. Sehingga, dirinya bisa memetakan solusi dalam mengahadapi masalah pelayanan.

“Pelayanan masyarakat harus berpegang pada SOP (standar operasional prosedur), sehingga pelayanan tidak berbelit-belit,” katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved