Perkara Cerai Dominasi di Pengadilan, Istri ASN Pemkab Tegal Dapat Seminar Manajemen Stres

istri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal mengikuti Seminar Manajemen Stres, di Pendopo Amangkurat, Kamis (18/10/18) pagi.

Perkara Cerai Dominasi di Pengadilan, Istri ASN Pemkab Tegal Dapat Seminar Manajemen Stres
ISTIMEWA
Perkara Cerai Dominasi di Pengadilan, Istri ASN Pemkab Tegal Dapat Seminar Manajemen Stres 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dalam mendorong serta menopang tugas suami sebagai abdi masyarakat atau pelayan publik, para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal mengikuti Seminar Manajemen Stres, di Pendopo Amangkurat, Kamis (18/10/18) pagi.

Bupati Tegal, Umi Azizah sangat mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan seminar ini.

Terlebih menurut Umi, tema yang diangkat menyangkut penguatan kapasitas sumber daya manusia, yaitu para istri ASN dalam memanajemen kalbu untuk mengelola dan mengatasi gangguan mental emosional

"Harapannya, peserta seminar dapat memperbaiki kualitas hidup individu dan keluarganya menjadi lebih baik lagi," terang Umi kepada Tribunjateng.com.

Tantangan kaum perempuan yang hidup di era komunikasi tanpa batas ini, kata Umi, jauh berbeda dengan generasi terdahulu yang belum mengenal media sosial.

Maka dari itu, tidak sedikit perkara perselingkuhan berawal dari pertemanan di facebook.

Sebagai gambaran, dari 4.055 perkara yang masuk ke Pengadilan Negeri Agama Kabupaten Tegal tahun 2017 lalu, dominasi oleh perkara cerai gugat sebesar 66,24 persen dan cerai talak 23,01 persen.

"Perceraian paling banyak terjadi karena faktor ekonomi, tidak bertanggung jawab, tidak harmonisnya hubungan rumah tangga hingga gangguan pihak ketiga," ujarnya.

Menurutnya, stres sangat mudah terjadi pada siapapun, termasuk para ibu, para istri dalam mengurusi pekerjaan rumah tangga.

Untuk itu, Umi mengajak agar sejenak berpikir dan melakukan intropeksi diri, salah satunya dengan mengikuti kegiatan seminar ini.

"Tujuannya agar kita sebagai seorang istri, sebagai ibu dari anak-anak kita dapat berperan optimal, termasuk ibu yang bekerja menjalankan usahanya maupun menjadi karyawan di kantor hingga yang sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga," pungkas dia.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved