OPINI

OPINI Hendrawan Toni Taruno : Menanti Birokrat Baru

Setelah hampir satu bulan dibuka, akhirnya pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 resmi di tutup pada senin (15/10)

OPINI Hendrawan Toni Taruno : Menanti Birokrat Baru
Bram

Oleh Hendrawan Toni Taruno, S.ST, MA.

Pegawai BPS Kabupaten Kendal

TRIBUNJATENG.COM -- Setelah hampir satu bulan dibuka, akhirnya pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 resmi di tutup pada senin (15/10). Sampai dengan akhir pendaftaran, jumlah pelamar CPNS tercatat sebanyak 3,62 juta orang (kumparan.com, 16/10). Jumlah ini lebih banyak jikadibandingkan dengan pendaftar CPNS tahun 2017 yang sebesar 2,4 juta orang, maupun tahun 2014 yang mencapai 2,6 juta orang.

Sesuai Peraturan Menteri PAN RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang kriteria penetapan kebutuhan PNS, Pemerintah membuka lowongan CPNS sebanyak 238.015 orang. Formasi ini dialokasikan untuk 76 instansi pusat sebanyak 51.271 orang dan 525 instansi daerahsebanyak 186.744orang.

Masih favorit

Keputusan Pemerintah membuka keran penerimaan pegawai ini seolah menjadi oase di tengah situasi ketenagakerjaan yang tidak menentu. Menurut data Data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah total pengangguran sampai dengan Februari 2018 masih tercatatsebanyak6,8 juta orang atau sekitar 5,13 persen. Dari jumlah ini, sekitar 1 juta orang diantaranya adalah mereka yang bergelar diploma atau sarjana.

Oleh sebab itu, tidak mengherankan jikasejak hari pertama dimumumkan, para lulusan perguruan tinggi ini langsung menyerbu situs pendaftaran CPNS.Tak ayal, hanya dalam waktu 2 minggu saja, jumlah pendaftarsudah mencapai 2,39 juta orang. Jumlah ini bahkan lebih banyak dari jumlah pendaftar CPNS gelombang 2 tahun 2017 yang hanya sekitar 1,2 juta orang.

Membludaknya pendaftar CPNS ini menunjukkan bahwa meskipun dianggap profesi yang kurang membanggakan, PNS masih menjadi salah satu profesi yang banyak diidamkan. Penghasilan bulanan yang tetap serta tuntutan pekerjaan yang dianggap tidak terlalu berat,tampaknya masih menjadi salah satu daya tarik bagi sebagian besar pendaftar.

Apalagi, disahkannyaUU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), semakin menambah keyakinan bahwa masa depan PNS tidaklah sesuram yang dibayangkan banyak pihak. Pasalnya,UU ASN mewajibkan Pemerintahuntuk memberikan gaji dan jaminan kesejahteraan yang adil dan layak bagi PNS di masa yang akan datang. Karenanya, tidak mengherankan jikasetiap tahunnya, pendaftar CPNS selalu mengalami lonjakan.

Citra buruk

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved