Penganiayaan Balita Hingga Tewas, Polisi Tetapkan Ibu Kandung Korban sebagai Tersangka

Penetapan ibu kandung korban, sebagai tersangka dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan.

Penganiayaan Balita Hingga Tewas, Polisi Tetapkan Ibu Kandung Korban sebagai Tersangka
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan bayi 

TRIBUNJATENG.COM - Kepolisian Resor Bogor Kota menetapkan DS (26) sebagai tersangka dalam kasus tewasnya putra kandungnya sendiri berinisial BI (2).

Penetapan DS, ibu kandung korban, sebagai tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian pemeriksaan.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Polisi Agah Sonjaya menyebut, DS secara sadar telah membiarkan anak kandungnya disiksa oleh kekasihnya berinisial GA (28).

Penyiksaan yang telah berjalan selama satu bulan terakhir itu menyebabkan korban meregang nyawa.

"Dari hasil pemeriksaan didapat bahwa ia bebas narkoba. Hal ini berarti dia (ibu korban) dalam kesadaran penuh mengetahui dan membiarkan begitu saja anaknya disiksa," ungkap Agah, Jumat (19/10/2018).

Baca: Alasan Penganiayan Anak Balita Hingga Tewas Ini Bikin Geram

Dalam Serius Atas hal itu, sambung Agah, ibu korban dijerat dengan Pasal 76C junto Pasal 80 ayat 3 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dimana dalam pasal itu dijelaskan bahwa orang yang mengetahui dan membiarkan, hukumannya sama dengan yang melakukan penganiayaan.

"Tersangka dalam kasus ini adalah ibu korban dan kekasihnya," kata Agah.

"Motifnya, karena ibu korban takut bertengkar dengan pacarnya itu," tambahnya.

Sebelumnya, BI, bocah berusia dua tahun tewas usai mengalami kekerasan dan penyiksaan.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved