Senin, 25 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Duar! Dentuman Keras Disusul Api Menyambar, Warga Naik ke Atap Bangunan

Manisah kaget saat tahu ada asap membumbung tinggi terlihat dari tempat tinggalnya yang diikuti dengan suara dentuman begitu keras.

Tayang:
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/DWI LAYLA
Warga berkerumun di rumah yang terbakar di Jalan Taman Tegalsari RT 1 RW 5 Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari. Semarang, Minggu (21/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Manisah kaget saat tahu ada asap membumbung tinggi terlihat dari tempat tinggalnya yang diikuti dengan suara dentuman begitu keras.

Lantas orang berteriak kebakaran bersahutan dari Jalan Taman Tegalsari RT 1 RW 5 Kelurahan Candi Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Minggu (21/10/2018).

Ternyata setelah mendekat, Manisah menemukan ada kebakaran sebuah rumah terjadi di sana.

"Tahu-tahu ada asap membumbung tinggi, terus duar, terdengar ada suara keras entah apa di lokasi, warga langsung saja merapat dan mencoba memadamkan api yang di lantai dua itu," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Saat api besar menyambar-nyambar, warga berusaha untuk memadamkan api dengan cara naik ke bangunan di sekitarnya.

Baca: BREAKING NEWS: 3 Mobil Damkar Dikerahkan Atasi Kebakaran Rumah di Tegalsari Semarang

Sebab kawasan itu terbilang padat penduduk, bangunan satu sama lain tidak ada celah.

"Takut lah ya kalau apinya merembet ke bangunan lain, jadi kami semua berupaya memadamkan api. Itu sampai ada tangga di sana, untuk akses warga naik ke atap biar bisa nyiram api pakai air," lanjutnya.

Prasetya Putra Wijaya, anak pemilik rumah menjadi orang yang kali pertama mengetahui api pada kebakaran ini.

Dirinya menyebut bahwa api berasal dari arus pendek konsleting listrik di lantai dua.

Api lantas semakin besar sebab menyambar gas.

"Saya lihat ada konsleting listrik, kemudian ketika saya dan kakak naik api sudah besar. Apalagi nyambar gas, jadi api dan asap membumbung semakin besar," jelasnya.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Wadanton, Ahmad Subagyo menyebutkan ada tiga unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk melakukan pemadaman.

"Dua unit dari induk, dan satu unit dari Barito," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Sedangkan untuk kerugian material belum bisa ditaksir.

Air sisa-sisa pendinginan masih terus menetes ke lantai sehingga lantai satu rumah itu basah dan berantakan.

Sedangkan untuk barang-barang yang masih bisa diselamatkan, dibawa keluar dan ditempatkan ke lokasi yang lebih aman.

Rumah nampak depan masih baik, namun bagian atas bangunan lantai dua itu banyak yang hangus.

Perkakas dapur, buku, kayu dan semua yang ada habis dilalap si jago merah. (Dew)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved