Konjen RI Ajak Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Terus Belajar

Untuk bisa bertahan dalam persaingan yang ketat, kini setiap WNI harus memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni.

Konjen RI Ajak Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Terus Belajar
Istimewa
Kursus merias wajah yang diikuti oleh Pekerja Migran Indonesia di Hongkong, Minggu (21/10/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih P Asmoro

TRIBUNJATENG.COM, HONGKONG - Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hongkong tergolong makmur.

Namun jika tidak belajar maka akan cepat jatuh kedalam kesulitan.

Pembekalan sebelum pulang menjadi salah satu opsinya.

Demikian tulis rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (22/10/2018).

Demikian inti dari sambutan Konjen RI Hongkong, Tri Tharyat, pada pembukaan BNI Photofun di Hongkong Minggu (21/10/2018).

Dikatakan, untuk bisa bertahan dalam persaingan yang ketat, kini setiap WNI harus memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni.

“Punya kamera bagus memang penting."

"Tapi lebih penting adalah kemampuan untuk mengoperasikan dan menjadikannya jembatan untuk mencari nafkah."

"Jangan sampai, kamera dibawa pulang kemudian jadi nasi (dijual),” katanya berseloroh.

Halaman
12
Penulis: galih pujo asmoro
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved