Santri Pondok Pesantren Al-Islah Mangkang Dapat Acungan Dua Jempol dari Ganjar
Ganjar melontarkan pertanyaan bagaimana cara memberantas informasi hoax, khususnya di media sosial
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dimas Pratama mendapat dua acungan jempol dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat sesi tanya jawab cara pemberantasan berita hoax.
Semula, Ganjar melontarkan pertanyaan bagaimana cara memberantas informasi hoax, khususnya di media sosial.
“Kalau informasinya (hoax) melalui dunia maya bagaimana?” kata Ganjar saat acara saresehan Hari Santri Nasional (HSN) ke-4 tahun 2018 di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (22/10/2018).
Santri asal Pondok Pesantren Al-Islah Mangkang itu menjawab akan menangkalnya pula di dunia maya.
Dia mengutarakan sudah mempunyai media sosial, pun beberapa kali turut mengomentari artikel-artikel unggahan yang berbau hoax.
Selain mendapat acungan dua jempol, Dimas pula disanjung Ganjar sebagai santri yang patut diteladani.
Karena selain mengaji, lanjut dia, seorang santri juga dapat mengamalkan ilmu yang didapat untuk kebaikan.
“Santri juga harus punya medsos untuk menangkal informasi hoaks di dunia maya."
"Jadi kalau punya medsos harus dimanfaatkan untuk berdakwah, misalnya menyebarkan informasi yang baik-baik, ikut meluruskan jika ada berita hoaks dan sebagainya."
"Ini merupakan tantangan para santri semuanya saat ini,” tutup Ganjar disambut tepuk tangan para santri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-pranowo_20181022_155544.jpg)