Terpanah Mulutnya, Polisi Hutan INi Masih Mampu Buru Pelakunya Selama Satu Jam

Seorang polisi hutan harus berjibaku dengan rasa sakit ketika memburu pelaku yang sudah memanah dirinya.

Terpanah Mulutnya, Polisi Hutan INi Masih Mampu Buru Pelakunya Selama Satu Jam
NEWS LTD/JAMIE PYATT
William Hofmeyr mencium anak gajah di Balai Konservasi Ollaro, Kenya. Dia terkena panah di bagian mulut dan sempat memburu pelakunya selama satu jam. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang polisi hutan di Kenya harus berjibaku dengan rasa sakit ketika memburu pelaku yang sudah memanah dirinya.

Dilaporkan Daily Mirror Senin (22/10/2018), William Hofmeyr tengah berpatroli ketika dia menemukan seseorang dari suku Maasai tidur di bawah pohon.

Dia mendekati orang itu dan memperingatkannya agar tak berada di kawasan terbuka karena ditakutkan bakal menjadi mangsa singa.

Hofmeyr tak sadar jika ada orang kedua yang membidiknya.

Tiba-tiba sebatang anak panah melesat dan menembus pipi kanannya.

Meski terluka, pria 51 tahun itu langsung menaiki Toyota Landcruiser yang dia beri nama Si Buas, dan mengejar pelaku yang melarikan diri.

"Saya tidak bisa meminta bantuan karena banyaknya darah di mulut saya."

"Jadi saya memutuskan untuk mengejar si pelaku sendiri," terang Hofmeyr.

Berpengalaman selama 35 tahun baik di militer maupun kepolisian konvensional, ayah tiga anak itu begitu percaya diri bisa menangkap pelakunya.

Dia melakukan perburuan selama satu jam sebelum harus menyerah dengan rasa sakit yang semakin mendera, dan mencari klinik terdekat.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved