Hotel Horison Kota Lama Berubah Nama Menjadi Hotel Horison MT Haryono Semarang
Dalam prosesnya, Hotel Horison MT Haryono saat ini sedang membenahi beberapa kamar dan fasilitas hotel.
Penulis: faisal affan | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mulai November tahun ini, Hotel Horison Kota Lama resmi berganti nama menjadi Horison MT Haryono Semarang.
Nama tersebut dipilih karena lokasi hotel yang berada di Jalan MT Haryono Semarang, atau tepatnya di sekitar bundaran Bubakan Semarang.
Dalam memperkenalkan nama barunya, hotel bintang tiga ini mengundang seluruh media, blogger, dan influencer yang ada di Kota Semarang.
"Tidak hanya memperkenalkan nama baru kami. Dalam acara kali ini kami juga mengajak seluruh media, blogger, dan influencer untuk belajar memasak bersama," ucap Arifandi, General Manager Hotel Horison MT Haryono Semarang.
Baca: Hujan Deras Guyur Semarang, Pohon Munggur di Jalan Tentara Pelajar Semarang Tumbang
Dalam prosesnya, Hotel Horison MT Haryono saat ini sedang membenahi beberapa kamar dan fasilitas hotel.
Sekaligus akan membuka warung dimsum yang rencananya akan diluncurkan pada awal 2019.
Hotel yang saat ini sudah memiliki lima ruang meeting ini, juga tetap terus meningkatkan pelayanannya, untuk menunjang akomodasi kebutuhan kamar wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang.
"Terlebih hotel kami dekat dengan lokasi wisata Kota Lama Semarang. Sehingga ini menjadi salah satu hotel yang sangat tepat untuk akomodasi menginap tamu yang berwisata ke sana," ujarnya.
Saat sesi cooking class, Sous Chef Hotel Ari, memaparkan dua makanan yang akan dimasak bersama dengan beberapa perwakilan dari media.
Masakannya yakni Soto Semarang dan Pistuban. Secara bertahap, Ari menuntun para perwakilan media yang sedang memasak Soto Semarang di Santan Resto yang ada di lantai dua hotel. Setelah jadi, setiap media diajak untuk mencicipi.
"Khasnya Soto Semarang itu ada kubis mentah, tauge, daun bawang, dan menggunakan mi so'un. Berikutnya saya akan coba memasak pistuban. Makanan khas Solo yang sudah melegenda," papar Ari.
Baca: Gestur Hormat Sebelum Kereta Api Berangkat Menuai Pro-Kontra, Ini Kata PT KAI
Sebagai penutup acara, para media yang hadir diajak untuk makan siang bersama, sekaligus mencicipi kedua makanan yang sudah dibuat oleh Ari.
Ketika dimintai pendapat, beberapa perwakilan media mengatakan mendapatkan pengalaman baru tentang cara memasak kedua makanan tersebut.
Ari juga mengatakan, tujuan diadakannya cooking class untuk lebih mengakrabkan hubungan media dengan pihak hotel.
"Setelah acara ini saya harap teman-teman media mau lebih sering main ke sini. Bisa sekaligus mereview beberapa fasilitas yang kami miliki. Termasuk semua makanan yang ada di Santan Resto," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/memasak_20181023_225058.jpg)