Pengacara Ungkap Perlakuan Warga Binaan pada Roro Fitria Selama Tinggal di Rutan Pondok Bambu

Selain itu Roro juga didenda sebesar Rp 800 juta atau tambahan penjara selama 6 bulan bila tidak membayar denda

Pengacara Ungkap Perlakuan Warga Binaan pada Roro Fitria Selama Tinggal di Rutan Pondok Bambu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penampilan berbeda Roro Fitria saat hadiri sidang lanjutan pada Rabu (17/10/2018). 

TRIBUNJATENG.COM - Artis Roro Fitria divonis 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Selain itu Roro juga didenda sebesar Rp 800 juta atau tambahan penjara selama 6 bulan bila tidak membayar denda.

Putusan ini membuat perempuan bersuara khas tersebut langsung lemas.

Pengajuan permohonan rehabilitasinya tidak diterima oleh Majelis Hakim.

Walhasil ia harus melanjutkan perjuanganya di Rumah Tahanan Pondok Bambu.

Di masa terpuruknya, Roro mendapatakan perlakuan yang baik dari para warga binaan.

Dikutip dari Grid.id, Kuasa hukum Roro Fitria mengungkapkan bahwa kliennya itu kini memiliki banyak penggemar yang juga merupakan napi.

"Kalo di dalam (Rutan) Nyai termasuk idola banyak," ungkap Asgar Sjarfi saat ditemui Grid.ID di kawasan Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (22/10/2018).

Bahkan banyak penghuni rutan yang bersedia membantu Roro Fitria.

"Ada banyak ya mau nolongin dia, mau jadi apa, ganti-ganti," ungkap Asgar Sjarfi.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved