Saelany Machfudz : Kampung Batik Kauman Ibarat Malioboronya Pekalongan
Selain itu, jajaran Pemkot Pekalongan juga menyematkan julukan ke Kampung Batik Kauman sebagai Malioboronya Pekalongan
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan resmikan Omah Kreatif Kampung Batik Kauman sekaligus mengukuhkan Pengurus Perkumpulan Kampung Batik (PPKB) Kauman.
Pasalnya, di potensi Kampung Batik Kauman dianggap bisa mendongkrak batik di Kota Pekalongan.
Selain itu, jajaran Pemkot Pekalongan juga menyematkan julukan ke Kampung Batik Kauman sebagai Malioboronya Pekalongan.
Diterangkan Ketua PPKB Kauman, Husni Mubarok, keberadaan Omah Kreatif Kampung Batik Kauman menjadi sarana edukasi, promosi, dan workshop.
"Saat ini terdapat 50 pengrajin batik di Kauman dan dari lima puluhan pengrajin, tidak ada yang memproduksi batik printing, semua manual menggunakan canting," katanya, Selasa (23/10/2018).
Terpisah, Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz, manerangkan selain pengukuhan PPKB dan membuka acara Kauman Batik Art Festival yang menjadi rangkaian PBN, berharap Kauman bisa menjadi bagian dari Pekan Batik Nusantara (PBN) setiap tahunnya.
"Kunjungan wisata ke Perkumpulan Kampung Batik Kauman akan kami jadikan sebagai agenda tahunan, yang menjadi satu rangkaian PBN guna meningkatkan kunjungan wisatawan," paparnya.
Selain mengukuhkan PKBK periode 2018-2021, dan meresmikan Omah Kreatif Kampung Batik Kauman, pihaknya juga menyematkan wilayah tersebut sebagai Malioboronya Kota Pekalongan.
“Kalau di Yogyakarta punya Malioboro di Kota Pekalongan punya Omah Kreatif Kampung Batik Kauman, yang siap menjadi magnet bagi wisatawan," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/walikota-pekalongan-saelany-mahfudz_20181023_163155.jpg)