Breaking News:

Kasus Tewasnya Napi, Polisi Sayangkan Laporan Pihak Lapas Kedungpane Terlambat

Kapolsek Ngaliyan AKP Samsu Wirman mengatakan baru mendapatkan laporan dari lapas Kelas I Semarang sekitar pukul 12.30, Rabu (24/10/2018).

Tribunjateng.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Lapas Kedungpane 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Jajaran Polsek Ngaliyan mencium aroma kejanggalan perkelahian dua napi di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang yang menyebabkan adanya korban tewas.

Kapolsek Ngaliyan AKP Samsu Wirman mengatakan baru mendapatkan laporan dari lapas Kelas I Semarang sekitar pukul 12.30, Rabu (24/10/2018).

Laporan tersebut berupa permintaan pengusutan kasus penusukan yang mengakibatkan adanya korban meninggal.

"Setelah kami lakukan penyelidikan kejadiannya ternyata Sabtu (20/10) sedangkan ini hari Rabu," ujar mantan Kasatlantas Kabupaten Semarang, saat dihubungi Tribun Jateng, Rabu (24/10/2018).

Samsu mengatakan, proses lidik pun terus dilakukan untuk mengetahui penyebab lamanya pelaporan dari pihak lapas. 

Baca: Meninggal Setelah Dioperasi, Wicaksono Sebelumnya Pernah Bertengkar di Lapas Kedungpane

"Posisi sekarang update terkini untuk korban sudah mau dimakamkan di Kendal. Oleh karena itu kami tindak lanjuti ke sana. Untuk proses kami lakukan lidik semenjak kami tahu," jelasnya.

Menurut AKP Samsu, permohonan yang dilayangkan Lapas hanya berbentuk secarik surat. Pihaknya awalnya belum tahu apa isi dari surat tersebut.

"Setelah kami buka isinya ternyata permohonan. Saya panggilah pengantarnya untuk mengetahui," tutur dia.

Ia mengatakan setelah mengetahui langsung dilakukan klarifikasi ke pihak yang berperkara. Saat ini proses lidik baru dilakukan di jasad korban dengan melakukan otopsi.

"Kami membutuhkan jasad korban untuk dikembangkan ke arah penyelidikan," katanya.(*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved