Kepala Humas Unnes Ujian Disertasi di UNS Solo
"Stratanya lebih tinggi. Karena itu terkait sesuatu yang tersembunyi dalam sebuah kalimat," paparnya
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Selalu ada makna tersembunyi di dalam sebuah kalimat. Dengan memahaminya, kita bisa lebih mengerti apa yang sedang dikatakan oleh lawan bicara.
Hal tersebut diungkapkan Kepala UPT Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes) Hendri Pratama di ujian disertasi di Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (25/10/2018).
Menurutnya pemahaman tentang makna yang tersembunyi dalam suatu kalimat lebih tinggi daripada tata bahasa dan kosa kata dalam bahasa Inggris.
"Stratanya lebih tinggi. Karena itu terkait sesuatu yang tersembunyi dalam sebuah kalimat," paparnya.
Ia mencontohkan, saat lawan bicara mengatalan 'siang ini panas sekali', menurutnya ada makna yang tersembunyi di balik kalimat tersebut.
"Misalnya sebenarnya ia ingin kita menghidupkan kipas angin atau ac, agar ruangan di situ tidak terlalu panas. Atau meminta segelas air dingin agar suhu badan tak panas," urai dia.
Di dalam bahasa Inggris, hal tersebut masuk di Pracmatics, atau ilmu prakmatik dalam bahasa Indonesia. Dosen Bahasa Inggris di Unnes ini pun ingin menganalisa makna tersembunyi dalam kalimat tersebut dengan lebih mudah supaya orang-orang bisa mengaplikasikannya dengan cara yang mudah.
Hal tersebut penting, ujarnya, karena saat ini masyarakat seringkali bersinggungan karena tak memahami kalimat yang sedang diucapkan lawan bicaranya.
Adapun judul Disertasi yang diujikan berjudul Kompetensi dan Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Dalam Memahami Implikatur Percakapan.
"Jika kita belajarp prakmatik lebih dalam maka kita akan dapat memahami makna di balik kata atau kalimat yang sedang diucapkan orang lain. Intinya kita belajar memahami," urainya.
Pemilihan judul ini, menurutnya, karena Hendi prihatin mahasiswa yang ia ajar masih kesulitan memahami makna tersembunyi dalam sebuah kalimat.
"Misalnya dalam humor saja, mereka kadang masih terlambat untuk tertawa. Menangkap sindiran juga terkadang salah. Ini kalau mereka sudah ada di dunia kerja bisa susah sekali," paparnya.
Dirinya berharap, disertasi ini dapat diterapkan oleh guru maupun diaplikasikan di kurikulum sekolah.
Yakni bukan hanya kosa kata maupun tata bahasa tetapi juga makna yang tersembunyi dalam suatu kalimat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ujian-disertasi-kepala-upt-humas-unnes-hendi-pratama-di-pascasarjana-uns-solo-kamis-25102018_20181025_130913.jpg)