Pilpres 2019

Ke Ponpes Tertua di Kaliwungu, Prabowo Jawab Tudingan Bergabung dengan Khilafah

Prabowo juga membantah jika dirinya tergabung dalam sebuah gerakan yang mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI dengan khilafah

Ke Ponpes Tertua di Kaliwungu, Prabowo Jawab Tudingan Bergabung dengan Khilafah
Tribun Jateng/ Dhian Adi Putranto
Prabowo Subianto bersama pengasuh Ponpes Salaf APIK Kaliwungu, KH Sholahudin Humaidulloh, Senin (29/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, melakukan silahturahmi di pondok pesantren tertua di Kaliwungu, yakni Pondok Pesantren Salaf APIK (Asrama Pelajar Islam Kauman) pada Senin (29/10/2018) siang.

Setiba di kediaman pengasuh Ponpes Salaf Apik yakni KH Sholahudin Humaidulloh, Prabowo langsung memasuki rumah tersebut.

Dalam pertemuan itu para wartawan yang sedari tadi menunggu kehadiraannya dilarang masuk untuk meliput oleh para penjaga dan pengawal prabowo itu. Menurut mereka pertemuan Prabowo dengan Pengasuh Ponpes merupakan pertemuan terbatas.

Setelah pertemuan terbatas itu, Prabowo menyempatkan diri untuk melakukan ibadah Salat Dzuhur di Masjid Al Muttaqin Kaliwungu. Selain menunaikan ibadah salat, Prabowo juga mengintip bangunan pondok pesantren yang usianya hampir 100 tahun itu.

"Hanya sekedar silahturahmi, sowan ke rumah Kiai. sudah menjadi adat orang timur dan orang Jawa ketika ada hajat mengunjungi rumah kiai," ujar Prabowo.

Prabowo juga membantah jika dirinya tergabung dalam sebuah gerakan yang mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI dengan mengganti sistem pemerintahan menjadi negara Khilafah.

"Kilafah itu apa? Tanya pak Kyai apakah saya tergabung atau tidak?" tuturnya.

Selain itu, Prabowo juga mengucapkan bela sungkawanya terhadap kabar jatuhnya pesawat Lion Air JT160 di perairan laut jawa. Ia berharap agar para korban segera dapat ditemukan.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Salaf Apik, KH Sholahudin Humaidulloh menjelaskan dalam pertemuan itu sama sekali tidak membahas politik maupun membahas permasalahan lain.

Kehadiraan Prabowo ke Ponpesnya juga meminta didoakan agar segala urasan prabowo berjalan lancar

"Jadi intinya silahturahmi. Tidak membahas paslon 1 atau 2. Saya sempat pancing untuk membahas politik pun juga tidak mau membahas,Hanya tadi ada obrolan terkait rokok. Beliau tidak menyukai rokok," tuturnya.(*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved