Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan Mengaku Sempat Galau Sebelum Laga Lawan PSIS Semarang

Tim berjuluk Naga Mekes tersebut menang 2-0, melalui gol yang di cetak oleh Danny Guthrie dari titik putih menit ke 20

Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan Mengaku Sempat Galau Sebelum Laga Lawan PSIS Semarang
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pemain Mitra Kukar Danny Guthrie (ketiga dari kiri) bersama Hendra Ado Bayauw berusaha membongkar pertahanan PSIS Semarang pada laga Mitra Kukar Vs PSIS Semarang di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Minggu (28/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berstatus tuan rumah, Mitra Kukar sukses menundukkan tamunya, PSIS Semarang di kandang sendiri dalam lanjutan Liga 1 pekan ke 28, Minggu (28/10/2018).

Tim berjuluk Naga Mekes tersebut menang 2-0, melalui gol yang di cetak oleh Danny Guthrie dari titik putih menit ke 20, dan Septian David Maulana menit ke 78.

Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan mengaku sempat galau sebelum pertandingan menghadapi PSIS Semarang.

Pasalnya, selain beberapa pemain yang harus absen karena akumulasi kartu kuning, beberapa pemainnya juga mengalami sakit demam dan kelelahan pasca pertandingan sebelumnya melawan PSMS Medan.

"Jujur hati saya galau sekali. Karena tidak hanya pemain yang akumulasi, tapi saya tau ada pemain yang tidak fit. Roni, Bayu Pradana, Bayaw, dan Dedi. Kami dihadapkan dengan situasi kelelahan fisik," ujar pelatih yang akrab disapa Coach RD ini.

Ia mengaku mensyukuri kemenangan yang diraih skuat asuhannya atas PSIS.

Kemenangan Mitra Kukar ini juga menjadi kemenangan kedua secara berturut-turut pasca menang di laga away menghadapi PSMS Medan.

Usai menghadapi PSIS, eks pelatih Sriwijaya FC ini mengaku cukup lega karena punya jeda sekitar satu pekan sebelum menghadapi laga selanjutnya.

"Setelah ini, kami ada waktu satu minggu untuk recovery. Mudah-mudahan bisa mengatasi beberapa kendala dari sisi recovery yang memang sangat kurang. Jadwal sih tidak salah, tapi kami tidak bisa atur jadwal penerbangan mengingat jarak kami cukup jauh," jelasnya.

Terkait laga kontra PSIS, RD mengaku pemainnya mamou menjalankan instruksi dengan baik, sehingga permainan PSIS tidak berjalan dengan baik.

"Secara umum kami bermain dengan tempo yang tidak terlalu cepat. Efektif di babak pertama, tapi di babak kedua mulai bocor. PSIS mulai memberi tekanan kepada kami. Alhamdulillah kami beruntung dan bisa menang," pungkasnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved