Kebakaran Pasar Legi Solo, Pemkot Dirikan Pasar Darurat di Tiga Ruas Jalan

Kepala Disdag Solo Subagiyo memaparkan pasar darurat di tiga ruas jalan itu adalah solusi jangka pendek.

Kebakaran Pasar Legi Solo, Pemkot Dirikan Pasar Darurat di Tiga Ruas Jalan
ISTIMEWA
Presiden Jokowi berbincang dengan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat mengunjungi Balai Kota Solo, Minggu (17/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pasca Kebakaran Pasar Legi Solo, Senin (29/10/2018) kemarin, Pemkot Solo tak tinggal diam.

Pemkot langsung mendirikan pasar darurat di tiga ruas jalan di Solo, menampung para pedagang.

Ketiga ruas jalan itu di antaranya Jalan Sabang, Jalan Lumban Tobing dan Jalan Halmahera.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo memaparkan pasar darurat di tiga ruas jalan itu adalah solusi jangka pendek yang ditawarkan Pemkot.

"Kami memperkirakan ketiga ruas jalan itu cukup menampung para pedagang korban kebakaran," paparnya, Selasa (30/10/2018).

Baca: Ratusan Buruh di Jepara Unjuk Rasa Minta Upah Layak Rp 2.000.264

Menurutnya pasar darurat itu akan didirikan secepatnya.

"Kami agendakan pembangunan pasar darurat dalam waktu seminggu. Nantinya pedagang yang mengantongi surat hak penempatan (SHP) akan ditempatkan di kios darurat, pedagang yang memiliki kartu tanda pengenal pedagang (KTPP) diberi tenda persegi," papar dia.

Ia pun menerangkan, pedagang dipersilakan berjualan di sekitar pasar menunggu pasar darurat itu selesai.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menambahkan, pembangunan pasar darurat direncanakan mulai dibangun awal minggi depan.

Minggu ini, kata Rudy, dibuat untuk penyiapan lahan pasar darurat.

"Karena perataan lokasi pasar darurat di Jalan Sabang butuh waktu. Paling cepat satu minggu," ujarnya.

Baca: Kebakaran Pasar Legi Solo Diduga Disebabkan Dua Hal Ini

Menurut Rudy pembangunan pasar darurat menggunakan anggaran tanggap bencana APBD 2018.

Tapi Rudy mengatakan Pemkot Solo belum dapat memastikan kebutuhan dana pembangunan pasar darurat tersebut.

"Pembangunan pasar daruratnya pakai dana tak terduga itu," ujar Rudy. (*)

Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved